Tingkatkan Akses Menuju TNBTS, Pemkab Malang Siap Kelola Dana Hibah Rp 32 M

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Saat ini Pemerintah Kabupatan Malang mendapatkan dana hibah sebesar Rp 32 miliar dari Pemerintah Pusat untuk fokus membangun jaringan akses jalan menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru (BTS).

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang, Romdhoni.

TERKAIT hal itu Pemkab Malang menyatakan siap untuk mengelola dan memakai dana hibah tersebut untuk meningkatkan infrastruktur jalan menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang, Romdhoni kepada awak media Selasa (30/7/2019) siang.

Dikatakannya, dari total tersebut, hampir seperempatnya yakni Rp 7,5 miliar digunakan untuk peningkatan jalan. Sedangkan sisanya, yakni Rp 24,5 miliar adalah biaya pemeliharaan rutin jalan menuju BTS.

Penggunaan dana hibah dilakuan bertahap. Di tahun 2019, dana hibah digunakan peningkatan jalan dari Tulus Besar ke arah Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo. Sementara itu, di tahun 2020, akan dilanjutkan peningkatan jalan ke Gubuk Klakah.

“Pada tahun 2020 nanti dilanjutkan ke Gubuk Klakah dan tahun ketiga diselesaikan sampai turun ke perempatan yang ada di Tulus Besar,” ungkap Romdhoni.

Di sepanjang jalan menuju TNBTS, Pemkab Malang hanya bisa mengalokasikan dana hibah hingga ke kawasan Gubuk Klakah.  Hal itu dikarenakan wilayah di atasnya sudah masuk wilayah TNBTS. Kendati demikian Pemkab tetap berkoordinasi dengan TNBTS untuk melakukan pengerasan bahu jalan.

“Kami koordinasi dengan TNBTS untuk pengerasan bahu jalan saja, kami perkeras bahu jalan sehingga kalau ada papasan kendaraan bisa aman,” pungkasnya. (hadi)