Timses ASIK: “Kami Sudah Menerima dan Legowo”

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Pasangan nomor urut 2 dalam Pilkada Kota Malang, H. M. Anton – Samsul Mahmud (Asik) menyatakan menerima dan legowo atas hasil pilkada Kota Malang, tahun 2018. 

 

Ketua pemenangan pasangan Asik, Arief Wahyudi, Syamsul dan tim.

NAMUN demikian, Asik memberikan sejumlah catatan atas pelaksana pemilu, yakni KPU. Catatan itu terkait dengan adanya 30.287 surat suara yang tidak terdistribusi kepada masyarakat pemilih.

Ketua Tim pemenangan Paslon Asik, Arif Wahyudi, menuturkan, jika hasil pemilihan kepala daerah tahun 2018, sudah diterima. Dengan berbagai pertimbangkan, timnya tidak akan melakukan gugatan baik hasil Pilkada maupun proses pelaksanaan Pilkada.

“Mengenai hasil pemilu, kami sudah menerima dan legowo. Kami tidak melakukan gugatan, menerima hasil penghitungan dan penetapan oleh KPU. Kami tetap berbangga dengan hasil suara yang diperoleh pasangan Asik, yang meraih nomor dua terbanyak ,” tuturnya, saat di kantor DPC PKB Jl. Ketapang, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (09/07).

Meskipun begitu, lanjut Arif, tim nya memberikan sejumlah catatan kepada pelaksana pemilu yakni KPU. Mengingat, puluhan ribu surat suara tidak sampai kepada yang berhak, dengan berbagai catatan. Ia berharap, kejadian itu tidak akan terulang lagi, mengingat segera ada Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk 2019.

“Dalam rekap KPU tanggal 5 juli kemarin, kami menemukan sebanyak 30.287 surat suara tidak terdistribusi. Rincianya, 2.946 dinyatakan meninggal, pindah tempat 9.951, tidak dikenal 3.321, tidak ditemukan alamatnya 11.543 suara, lain lain 2.711. Jadi kami menerima, namun sejumlah catatan untuk KPU,” lanjut Arief.

Pernyataan senada juga disampaikan Syamsul, wakil/pasangan H. Anton. Menurutnya, perolehan suara sudah maksimal. Menurutnya, Pasangan SAE, Sutiaji – Edi telah mendapatkan kepercayaan terbanyak dari masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat pada pasangan SAE. Semoga bisa amanah dan lebih baik dari sebelumya. Saya kira, perolehan suara di nomor urut 2, sudah maksimal, mengingat saya sendiri,” tutur Syamsul.

Tak lupa ia mengucapkan banyak terima kasih terhadap partai pengusung, Gerindra, PKS dan PKB, tim relawan, NU, para Kiai, TNI /Polri, para pendukung dan lain-lain. Dirinya bertekat untuk mensupport dan menghormati pemerintah mendatang.

Dalam Pilkada tahun ini, Pasangan nomor urut 1, Nanda – Wanedi meraih 18, 87 persen, nomor urut 2 Anton – Syamsul 36, 59 persen dan pasangan nomor 3, Sutiaji – Edi meraih 44, 54 persen. KPU sudah merekap dan menetapkan, Walikota terpilih 2018 – 2023. (ide)