Tiga OPD Kabupaten Malang Raih Penghargaan Public Service of The Year Jawa Timur 2018

SURABAYA, TABLOID JAWA TIMUR.COM – tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, meraih penghargaan Public Service of The Year Jawa Timur 2018 dari Markplus, Inc. Penghargaan diberikan dalam acara Indonesia Marketeers Festival (IMF) 2018 di Ballroom Shangri-La Hotel Surabaya, Selasa (24/04/2018) malam.

 

Dikutip dari rilis Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Malang, Rabu (25/04/2018) siang, disebutkan, ketiga OPDi yang meraih penghargaan itu adalah Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta  Dinas Lingkungan Hidup.

“Ketiga OPD ini meraih penghargaan karena dinilai optimal dalam melayani masyarakat. Saya berharap, ke depan, dengan adanya penghargaan ini, dapat menjadi motivasi OPD lainnya untuk berprestasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik,” kata Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna usai menyaksikan penyerahan penghargaan.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga diundang sebagai pembicara karena menyandang predikat sebagai Best of The Best Marketeer Award 2017. Ia juga memberikan testimoni terkait betapa pentingnya public service yang bisa dipakai sebagai marketing dalam mem-branding daerah.

Terpisah, ketiga OPD peraih penghargaan tersebut mengucapkan syukur atas penghargaan yang diterimanya ini. Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dra. Mursyidah, Apt. MKes, apresiasi ini wujud dari program Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Malang. ‘

”Salah satunya memberikan kemudahan perizinan pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dr. Hadi Puspita mengatakan, apresiasi ini wujud dari program inovatif Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malang. Salah satunya adalah program CONTRA WAR (Contraceptive for Women at Risk) untuk menekan angka kematian ibu melahirkan (AKI) dan angka kematian bayi baru lahir (AKB) di Kabupaten Malang.

”Program tersebut telah terbukti berhasil menurunkan AKI dan AKB lebih dari 50% sejak tahun 2013. Indonesia Marketeers Award ini merupakan penghargaan yang keenam tingkat nasional sejak tiga tahun terakhir,” terang Hadi Puspita.

Kemudian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dr. Ir. Budi Iswoyo, MT juga menyebut, apresiasi ini wujud dari program Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, salah satunya pusat edukasi atau laboratorium pengembangan dan penerapan teknologi persampahan di Kabupaten Malang sebagai tempat pembelajaran dan motivasi bagi pelajar-pelajar dalam mengembangkan kecintaan lingkungan.

”Utamanya dalam pengelolaan sampah, penerapan teknologi sederhana dan tepat guna dengan pemanfaatan sumber energi dari Gas Methane sebagai energi utamanya. Termasuk pelayanan persampahan salah satunya di TPA Talangagung Kepanjen yang kini merupakan wisata edukasi. Serta, peran serta masyarakat terhadap bank sampah termasuk jalin kerjasama dengan TP PKK,” tambah Budi.  (*)