Temuan TP4D : Pekerjaan Pedestrian Kota Malang Kurang Rapi

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintah dan Pengembangan Daerah (TP4D), Kejaksaan Negeri Malang, Jawa Timur,  menemukan beberapa item yang harus dibenahi pada rehabilitasi/pengembangan pedestrian di Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

 

TP4D melakukan monitor dan evaluasi rehabilitasi/pengembangan pedestrian di Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang.

 

TEMUAN itu didadapatkan saat dilakukan monitor dan evaluasi (monev) di lokasi pengembangan pedestrian jalan, Selasa (08/10/2019). Rehabilitasi/pengembangan pedestrian itu dilakukan sepanjang 1,3 kilometer dengan anggaran Rp 1,4 miliar.

Salah satu sudut rehabilitasi/pengembangan pedestrian di Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang yang dipantau TP4D.

Ketua Tim TP4D, Kota Malang, Yusuf Hadiyanto, SH, MH, menyatakan, ada beberapa yang kurang rapi. Salah satunya, antara keramik ke pohon-pohon yang ada di kawasan pedestrian. Termasuk tiang-tiang besi yang ada di lokasi.

“Kalau dipasang keramik sampai ke pohon, bisa jadi nanti alurnya tidak pas. Karena itu, saya minta dirapikan. Misalnya,  dipasangi batu-batu,” ungkap Yusuf, yang juga Kasi Intel Kejari Kota Malang.

Kepala Bidang Bina Marga Kota Malang memberikan penjelasan kepada TP4D saat monev rehabilitasi/pengembangan pedestrian di Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang.

Menurutnya, proyek yang dikerjakan Dinas Bina Marga Kota Malang ini, sebenarnya ditargetkan selesai Desember 2019. Namun, hingga saat ini pengerjaanya diperkirakan sudah sampai 90 persen. Sehingga, cukup cepat meskipun ada beberapa kendala.

Beberapa kendala dikarenakan, di lokasi tersebut wilayah umum, jadi terkadang sudah dilalui pejalan kaki, meskipun belum waktunya. Kendala lain, ada kendaraan yang berada di lokasi tersebut, melewati batas. Sementara pengerjaan terus berjalan.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Kota Malang, Didik Setyanto akan mengikuti arahan dari tim TP4D. Menurutnya, masukan akan diakomodir. Mengingat, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan TP4D.

“Ada beberapa tiang yang perlu dirapikan. Akan koordinasikan dengan para vendor. Selain itu, pohon -pohon tetap kita amankan. Karena pedestrian harus ramah lingkungan dan ramah pejalan kaki,” tuturnya.

Ia mengakui, saran penyempurnaan sangat bagus. Meskipun ditargetkan selesai bulan Desember, namun ia memperkirakan, bulan November sudah selesai. (ide/mat)