Tak Sampai Seminggu, 3 Kebakaran Landa Kabupaten Malang

Petugas berusaha memadamkan api yang membakar rumah penduduk Pakisaji, Kabupaten Malang.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Peringatan petugas pemadam kebakaran (PMK) Kabupaten Malang agar tetap waspada terhadap bahaya kebakaran meski musim hujan sudah tiba, sepertinya patut diperhatikan. Nyatanya, dalam waktu kurang satu minggu, kebakaran terjadi di tiga lokasi berbeda. Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian material mencapai puluhan juta rupiah. 

  

KEPALA Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang, Goly Karyanto menjelaskan, pada Selasa (04/02/2020) petang, sekitar pukul 18.00 WIB, petugas jaga PMK Kabupaten Malang, menerima telepon dari petugas Polsek Bululawang. Dia mengabarkan telah terjadi kebakaran yang menimpa sebuah rumah.

Rumah tersebut milik M Arif (50), warga Jl. Raya Bakalan RT 01/RW 02 Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. “Api diduga berasal konsleting listrik. Kejadiannya sekitar pukul  17.30 WIB. Setelah mendapat laporan itu, sekitar pukul 18.05  WIB,  PMK langsung meluncur ke lokasi. Sampai lokasi sekitar pukul 18.30 WIB dan langsung melakukan tindakan penanggulangan,” kata Goly Karyanto, Rabu (05/02/2020) siang.

Goly menambahkan, setelah dapat laporan, Tim PMK yang dipimpin Endro Lestari sebagai komandan regu, dengan bantuan warga, dan 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Pemkab Malang dan 1 unit dari PG Krebet Bululawang, langsung melakukan tindakan penanggulangan.

“Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Meski upaya pemadaman sudah dilakukan, namun karena api cukup besar dan barang yang terbakar terbuat dari bahan-bahan yang mudah terbakar, sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu tidak sebentar. Namun sekitar pukul 18.40 WIB, api sudah dapat dijinakan,” terangnya.

Soal penyebab kebakaran, menurut Goly Karyanto, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Bahkan petugas memasang garis Polisi agar lokasi kebakaran tidak diganggu warga yang akan masuk. Namun dugaan sementara,  api berasal dari konsleting listrik. Meski sudah hujan, sebaiknya harus tetap waspada terhadap bahaya kebakaran,” pesan Goly.

Pada hari yang sama, kebakaran juga menimpa rumah milik Harto (60), warga Dusun Watu Dakon, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Kebakaran yang diduga berasal dari konsleting listrik ini terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Sekitar pukul 22.05 WIB api sudah berhasil dipadamkan. Akibat kebakaran, korban menderita kerugian sekitar Rp 1 juta.

Sedangkan  Sabtu (01/02/2020) lalu, sekitar pukul 21.00 WIB, kebakaran menimpa perusahaan dupa milik Daniel (45), di Jl. Raya Codo RT 1/RW 1 Desa Codo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Akibanya, korban menderita kerugian Rp 25 juta. (bri/mat)