Tak Sampai 3 Jam, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Kebakaran hebat terjadi di dua lokasi yang berbeda dalam waktu hampir bersamaan, Minggu (10/11/2019). Kebakaran pertama menimpa lahan bambu milik Tatik (55), warga Jl. Sidomukti RT 01/RW 01 Kepanjen, Kabupaten Malang, sekitar pukul 15.00 WIB. Kebakaran berikutnya menimpa rumah Pungki Mega Sakti (32), warga Jl. Pundesari RT 54/RW 16 Sawahan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

  

Petugas PMK memadamkan api yang membakar kebun bambu di Kepanjen.

 

KEPALA Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang, Goly Karyanto menjelaskan, petang itu, sekira pukul 15.15 WIB, petugas piket PMK menerima telepon dari Dana, warga Jl. Sidomukti, Kepanjen. Dia mengabarkan, telah terjadi kebakaran lahan bambu di wilayahnya.

Petugas PMK memadamkan api yang membakar rumah di Turen.

Setelah mendapat laporan, petugas pemadam kebakaran (damkar), dipimpin Endri Wiyanto sebagai Komandan Regu 2, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa satu unit mobil pemadam kebakaran. “Benar, ternyata yang terbakar lahan bambu milik Ibu Tatik,” kata Goly, Senin (11/11/2019) siang.

Tiba di lokasi kebakaran, petugas PMK langsung melakukan penanggulangan pemadaman dengan bantuan warga sekitar. Tak lama berselang, sekitar pukul 15.35 WIB, api sudah dapat dipadamkan. “Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Namun diduga berasal dari bakar sampah. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya.

Belum lama berselang memadamkan api di Kepanjen, Tim PMK Kabupaten Malang kembali mendapat kabar ada kebakaran rumah di Turen, tepatnya menimpa rumah milik Pungki Mega Sakti (32), warga Jl. Pundesari RT 54/RW 16 Sawahan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Menurut Goly Karyanto, setelah mendapat kabar ini, Tim PMK yang baru saja memadamkan api di Kepanjen, langsung meluncur ke Turen.  Karena api cukup besar dan dekat dengan rumah penduduk, Tim PMK Kabupaten Malang menurunkan 3 unit mobil damkar dibantu 1 unit damkar dari PT Pindad, Turen.

“Kejadiannya sekitar pukuk  17.00 WIB. Tim PMK tiba di lokasi sekitar pukul 17.45 WIB dan langsung memadamkan api. Sekitar pukul 18.50 WIB api sudah dapat dijinakan. Penyebab kebakaran diduga karena konsleting listrik. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta,” kata Goly. (bri/mat)