TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Drs. Hariadi, ahli fengshui dari Kota Malang, Jawa Timur.

Tahun Kerbau Logam : Jangan Gampang Percaya Omongan Manis

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Tepat pada Jumat (12/02/2021), akan masuk tahun baru 2572. Tahun ini merupakan pergantian shio dari tahun tikus ke tahun kerbau logam.  Sifat kerbau logam berelemen tanah kecil dan logam kecil, yang bersifat dingin (yin),  cenderung khawatir dan pesimis.

 

Drs. Hariadi, ahli fengshui dari Kota Malang, Jawa Timur.

 

“SIFAT KERBAU logam yang berelemen tanah kecil dan logam kecil yang bersifat dingin (yin) cenderung khawatir dan pesimis. Negatifnya, sifat kerbau logam ini suka curiga, pikiran sempit, peduli penampilan, egois, ” kata Drs. Hariadi, ahli fengshui dari Kota Malang, Jawa Timur,  Rabu (10/02/2021) siang.

Dia menambahkan, yang harus dihindari tahun ini adalah jangan gampang percaya dengan omongan manis orang lain. Selain itu juga  jangan asal ngomong di sosial media. “Yang bagus untuk dilaksanakan tahun ini adalah siapkan semangat, usaha maksimal untuk mencapai keberhasilan. Belajar teknologi digital serta membantu sesama yang perlu dibantu,” katanya.

Menurut  Hariadi, shio yang beruntung tahun ini yaitu shio babi, macan, dan kelinci. Ketiganya akan banyak hoki dan banyak kesempatan sukses,  karena tidak ciong/tidak konflik dengan shio kerbau.

Menurut penanggalan Yin Lo, 12 Februari akan masuk pada periode tahun baru 2572 (tahun 2021 ditambah 551 tahun, berdasarkan kelahiran Gonf Fu Zi/Khonghucu). Tahun ini merupakan pergantian lambang shio dari tahun tikus ke tahun kerbau logam. Perhitungan ini berdasarkan sistem kalender bulan juga menandakan siklus alam, perubahan suasana dari musim dingin ke musim semi.

Tahun 2021 ini disebut juga sebagai tahun kerbau logam, berelemen loham Yon dari perhitungan batang langit, berelemen unsur Tanah negatif (dilambangkan sebagai kerbau) dari perhitungan cabang bumi. Ada yang menyatakan tahun ini sebagai tahun kerbau logam, ada juga yang menyatakan sebagai sebagai tahun kerbau api.

Perbedaan perhitungan ini karena berbedanya rumus yang dipakai oleh para ahli-ahlinya. Mereka yang menyebut sebagai tahun kerbau api karena tidak dihitung akibat penggabungan rumusan batang langit dan cabang bumi, tetapi hanya membaca unsur batang dan cabang secara individual. Biasanya dipakai untuk membaca rumusan perumusan perhitungan bioritme kehidupan. Sedangkan yang menghitung dengan rumusan kerbau logam dipakai antara lain untuk keadaan iklim dan situasi yang akan terjadi.  (div/mat)