Sidak Pasar Singosari, Wabup Malang Temukan Atap Bocor

Wakil Bupati Malang, HM. Sanusi meninjau Pasar Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, didampingi Kepala Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Rejeki dan Camat Singosari, Eko Margianto.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Wakil Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Singosari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (07/11/2018) sore. Dia ingin mengetahui kondisi terkini pasar yang dikenal ramai tersebut.

 

SETIBA di pasar, Sanusi yang juga menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang ini meninjau sejumlah lapak di lantai dasar. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dengan ramah menyapa para pedagang, di antaranya pedagang mainan anak-anak, bedak sayur- mayur, hingga sembako.

Wakil Bupati Malang, HM. Sanusi meninjau Pasar Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, didampingi Kepala Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Rejeki.

Sanusi yang didampingi Kepala Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Rejeki  dan Camat Singosari, Eko Margianto ini terus berjalan ke arah belakang pasar hingga keluar pasar untuk melihat kondisi tempat pembuangan sampah dan limbah pasar, serta jalan lingkungan sekitar pasar.

Wakil Bupati Malang, HM. Sanusi meninjau Pasar Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Setelah itu, mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang ini kembali ke dalam pasar terus ke lantai dua. Saat  berada di lantai dua, hujan turun dengan lebat sehingga wabup dapat melihat kondisi asli atap pasar yang memprihatinkan. Banyak atap yang berlubang dan bocor. Sesekali ia tampak memberikan saran dan masukan kepada OPD (organisasi perangkat daerah) terkait, camat dan Kepala Pasar Singosari, Wiyono.

Setelah itu Sanusi mengajak dialog perwakilan pedagang di kantor pasar setempat yang ada di ujung bagian utara lantai dua.

”Sidak ini dalam rangka penertiban dan peningkatan perekonomian di Kabupaten Malang, khususnya di wilayah Kecamatan Singosari. Tentunya agar pedagang bisa buka usaha dengan nyaman dan pembeli mau membeli di pasar ini. Yang kurang-kurang dibenahi,” terang Sanusi sebelum balik meninggalkan pasar.

Dijelaskan wabup, dari kekurangan-kekurangan itu, misalnya yang bocor dibetulkan, paving yang rusak dibenahi, jalan lingkungan diminta bersih dan tidak kumuh lagi, serta sampah yang berserakan bisa dibersihkan. Selain itu, temuan ada atap yang bocor, paving dan jalan lingkarnya rusak, tentunya harus segera diperbaiki. Begitu pula dengan penataan parkir di area depan pasar agar tidak sampai meluber ke badan jalan.

”Tidak ada deadline.  Namun minimal langsung dilakukan pengkajian dan dilanjutkan perencanaan. Tentunya ini juga ada kaitannya dengan program KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), karena Pasar Singosari dan lingkungan sekitarnya juga harus baik. Untuk sementara tidak ada rencana revitalisasi,  namun harus ada perbaikan-perbaikan agar sarana dan prasarana di Pasar Singosari ini bisa lebih baik lagi,” pungkas wabup. (iko)