Serikat Buruh Malang Raya Deklarasikan Pemilu Damai

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Serikat buruh se-Malang Raya, Apindo Malang dan pemerintah daerah Kabupaten Malang mendeklarasikan pemilu kondusif dan aman, di hotel Regent Park, Minggu (09/12/2018). Hal itu de sebagai bukti, bahwa elemen perindustrian dan ketenagakerjaan di Malang Raya kondusif dan terjalin hubungan sinergis.

 

 

Para peserta saat melakukan deklarasi.

KETUA SPSI Kabupaten Malang Kusmantoro Widodo mengungkapkan, perburuhan di Malang sangat kondusif. Untuk itu, tidak perlu percaya dengan kabar yang belum jelas, alias hoax .

“,Jangan mudah percaya dengan kabar yang belum jelas, sehingga kita tidak mudah terhasut. Untuk itu, selalu berupaya mencerdaskan melalui serikat. Kami mewanti-wanti, jangan sampai ada yang memanfaatkan buruh. Karena, Malang Raya kondusif, dan Malang adalah barometer Jatim.” Ujar Widodo kepada wartawan, di sela-sela sarasehan Deklarasi.

Dewan Pengupahan dan SDM Apindo Kota Malang Yohanes Haryo Sutrisno, meminta agar buruh dan pengusaha berdemokrasi secara sehat dan kondusif. Pilihan politik adalah hak pribadi warga negara. Untuk itu, dia berharap Kota Malang, tidak diusik upaya politisasi buruh.

“Semoga tidak dipolitisir, dan semua pihak bisa bersikap dewasa, karena politik adalah hak pribadi masing-masing warga negara,” tuturnya.

Kabid Hubungan Perindustrian Disnaker Kabupaten Malang Ahmad Rukmianto juga menegaskan, konflik buruh sebaiknya diselesaikan bi party atau antara serikat buruh dan pengusaha dan tanpa melibatkan pihak ketiga seperti Disnaker.

“Kami berkomunikasi dengan serikat buruh dan perusahaan, agar selalu harmonis dan menjaga kondusivitas, supaya buruh tenang bekerja dan pengusaha tenang berusaha,” tuturnya.

Kasat Intelkam Polres Malang Kota, AKP Budi Winarto, selaku pemateri mengatakan, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bergantung pada keamanan dan kondusivitas di suatu daerah.

“Dengan melakukan secara proporsional, serikat buruh tidak perlu berdemo. Kalaupun ada gerakan, selama terukur dan berkoordinasi dengan pihak keamanan, investor tidak lari dan iklim kondusif tetap terjaga,” ujarnya. (ide)