Seleksi Mahasiswa Polinema Ketat, 6.082 Mahasiswa Bakal Gugur

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sebanyak 9.283 calon mahasiswa baru (camaba) mengikuti ujian tulis masuk Politeknik Negeri Malang (UMPN) di Graha Politeknik Negeri Malang (Polinema), Sabtu (02/06/2018). Dari jumlah itu, 6.082 camaba dipastikan tidak diterima, karena kuotanya hanya 3.201 mahasiswa.

 

Wadir 1 Polinema, Supriatna Adhiauwignjo.
Wadir 1 Polinema, Supriatna Adhiauwignjo melakukan pengecekan ujian para camaba Polinema.

 

calon mahasiswa Polinema.
Ribuan calon mahasiswa Polinema mengikuti ujian tulis.
calon mahasiswa baru (camaba) mengikuti ujian tulis masuk Politeknik Negeri Malang (UMPN) di Graha Politeknik Negeri Malang.
Sebanyak 9.283 calon mahasiswa baru (camaba) mengikuti ujian tulis masuk Politeknik Negeri Malang (UMPN) di Graha Politeknik Negeri Malang (Polinema), Sabtu (02/06/2018).

“Hari ini (Sabtu, 02/06/2018) dilaksanakan UMPN secara serentak di seluruh Indonesia. Tahun ini, camaba Polinema berjumlah 9.283,” tutur Wakil Direktur 1 Polinema, Supriatna Adhiauwignjo.

Ia melanjutkan, UMPN dilaksanakan hanya satu  hari. Dalam pelaksanaannya, dibagi dua sesi, mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB. Kedua sesi itu untuk jurusan rekayasa dan tata niaga.  Dari 9.283 mahasiswa yang mendaftar, hanya 3.201 orang yang diterima. “Jadi cukup banyak yang tidak diterima,” katanya.

Menurut Wakil Direktur 1 Polinema, Supriatna Adhiauwignjo. materi yang diujikan sesuai dengan jurusan yang dipilih. Seperti, matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, fisika dan kimia. Sedangkan untuk Tata Niaga, materi yang diujikan adalah bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, ekonomi,  dan akuntansi. Pengumuman hasil ujian baru akan disampaikan 12 Juni 2018.

“Pengumuman hasil ujian disampaikan lewat online serta secara manual di kampus. Itu baru akan dilaksanakan tanggal 12 Juni 2018,” tegasnya.

Supriatna mengaku, jumlah camaba tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. Pada 2017 hanya 7.042 camaba. Sedangkan tahun 2018 mencapai 9.283 orang. Sehingga ada peningkatan 2.000 an. Peserta UMPN berasal dari 29 provinsi, mulai Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali hingga  daerah timur Indonesia.

“Beberapa alasan ketertarikan mereka mendaftar di Polinema, di antaranya faktor internal dan eksternal, dimana Malang dinilai kondusif untuk pendidikan. Sementara penyebab dari dalam, seperti kelengkapan sarana prasarana serta kesuksesan dari alumnimya,” terangnya.

Dari data sebelumnya, 70 persen lulusan Polinema sudah diterima kerja di dunia industri. Bahkan sebelum lulus kuliah sudah diterima bekerja. “Karena itu, persaingan masuk Polinema cukup ketat. Mengingat, dari semua pendaftar, total mahasiswa Polinema yang diterima di tahun ini, sebanyak 3.201 camaba dari berbagai jalur seleksi,” tegasnya. (ide)