Selamatkan ATM dari Perampokan, Satpam dan Teknisi Terima Penghargaan

Manajemen Bank Mandiri bersama PT Tunas Artha Gardatama (PT. TAG), selaku vendor yang mengelola ATM, memberikan penghargaan kepada Indra Kurnia Wardana, satpam PT Tunas Artha Gardatama (TAG) dan Riko Yuhrizal Custody, teknisi yang memperbaiki ATM, Kamis (03/09/2020) di kantor Bank Mandiri , Jl. KH Wachid Hasyim lantai 3 No 5 – 7 Kota Malang, Jawa Timur.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Manajemen Bank Mandiri bersama PT Tunas Artha Gardatama (PT. TAG), selaku vendor yang mengelola ATM, memberikan penghargaan kepada Indra Kurnia Wardana, satpam PT Tunas Artha Gardatama (TAG) dan Riko Yuhrizal Custody, teknisi yang memperbaiki ATM, Kamis (03/09/2020) di kantor Bank Mandiri, Jl. KH Wachid Hasyim lantai 3 No 5 – 7 Kota Malang, Jawa Timur. Keduanya dianggap berhasil menggagalkan perampokan ATM, Senin (31/08/2020) malam silam.

 

 

PITRA Dwi Yuniyanto, Area Head Bank Mandiri Kota Malang mengatakan, penghargaan tersebut dinilai setimpal dengan keberanian dan dedikasinya sehingga bisa mengamankan dan menggagalkan perampokan (aset Bank Mandiri) tersebut.

Indra Kurnia Wardana, satpam PT Tunas Artha Gardatama (TAG) menerima penghargaan dari Bank Mandiri.

“Semoga penghargaan tersebut bisa menjadi imbalan yang pas bagi mereka. Untuk berapa besar penghargaannya, kami tak bisa sebutkan. Yang pasti kita berterima kasih kepada saudara Indra dan Riko,” kata Pitra.

Riko Yuhrizal Custody, teknisi yang memperbaiki ATM, menerima penghargaan dari Bank Mandiri.

Pitra menambahkan, setelah kejadian ini, Bank Mandiri akan meningkatkan pengamanan. “Kita akan berkoordinasi dengan pihak yang berwajib, sehingga  para penjahat akan  mikir bila akan melakukan perbuatan yang sama di kemudian hari,” terangnya.

Sementara itu, Riko menjelaskan, saat kejadian ia baru saja mengecek kondisi ATM Mandiri di Pasar Besar, Jl. Wachid Hasyim, dan MOG (Malang Olympic Garden). “Ada laporan uang nyangkut (tertahan di sela ATM) di ATM Kawi. Oleh karenanya, kami harus mengecek ke sana,” ungkap Riko.  Laporan itu masuk saat shift mereka (Riko dan Indra).

Saat mengecek itulah, aksi percobaan perampokan terjadi. “Saya langsung lari ke seberang dengan membawa kunci ATM. Kemudian telepon teman-teman. Dan kebetulan saat itu ada mobil Polisi patroli yang lewat,” cerita Riko. (divi/mat)