Sebatangkara, Nenek di Pakis Ditemukan Tewas

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Warga desa Sekarpuro Kecamatan Pakis Kabupaten Malang mendadak gempar dengan adanya penemuan nenek yang meninggal di dalam rumahnya. Seusai dilakukan pemeriksaan dan dimandikan, jenazah korban dikebumikan di makam desa setempat, Selasa (16/7/2019).

Rumah korban digaris polisi.

BERDASAR laporan yang diterima petugas kepolisian, diketahui jika korban Purwati (59) sehari-harinya menetap di  Jl. Mawar No. 41 A Dusun Wiyagan RT. 09/04 Desa Sekarpuro Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Sekitar empat hari korban yang hidup sebatangkara ini, berdiam diri di dalam rumah. Karena merasa curiga, Miatin dan Sugianto yang masih keluarga korban mendatangi rumah korban.

Setibanya di dekat rumah korban, Miatin dan Sugianto yang merupakan adik kandung dan adik ipar korban mencium bau tidak sedap di rumah korban.

Selanjutnya saksi berusaha membuka pintu belakang rumah korban dalam keadaannya terkunci. Karena terkunci, terpaksa dibuka dengan cara didobrak. Setelah masuk ke dalam rumah, saksi melihat korban tertidur dengan wajah tengadah di tempat tidur ruang tamu diam tidak bergerak.

Karena curiga, saksi berusaha memanggil nama korban seraya membangunkan korban. Namun nahasnya korban tidak menjawab dan tubuhnya tidak bergerak. Setelah diperiksa denyut jantung dan nafasnya ternyata terhenti dan korban  keadaannya sudah meninggal.

Di dekat tubuh korban ditemukan Kartu Berobat Korban dan sisa obat-obatan milik korban. Spontan kedua saksi memanggil saudara dan keluarga lainnya. Setelah datang beberapa orang, akhirnya pada pukul 12.30 WIB Petugas Polsek Pakis mendatangi TKP.

Sejumlah warga sekitar berdatangan ke rumah korban penasaran ingin mengetahui peristiwa apa yang terjadi. Petugas kepolisian dan tim medis melakukan pengecekan keberadaan penemuan mayat tersebut. Seperti diketahui, sebelumnya Kamis (11/7), sekira jam 08.00 WIB korban diperiksakan oleh saksi Sugianto ke Puskesmas Pakis karena korban diketahui menderita sesak napas dan Bronkhitis.

Terakhir kali diketahui oleh warga sekitar korban berada di dalam rumah tersebut pada hari Sabtu (13 /7) 2019. Setelah dilakukan koordinasi antara Petugas Polsek Pakis, Kepala Desa Sekarpuro, keluarga korban, ketua RT dan ketua RW setempat maka korban di bawa ke RSSA untuk dimintakan VER.

Diketahui jika selama ini korban tinggal sendirian dirumah dan sebelumnya menderita penyakit asma serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban sudah bertahun-tahun mengidap sakit asma dan Bronkhitis. Sudah empat hari tidak keluar rumah, eh ternyata sudah meninggal,” terang Miatin saksi mata. (hadi)