TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Ruwat Nagari Kota Malang 2021.

RUWAT NAGARI Akan Mewarnai HUT Kota Malang ke-107

Ruwat Nagari Kota Malang 2021.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Seperti tahun-tahun sebelumnya, berbagai kegiatan pun  akan digelar dalam peringatan HUT Kota Malang ke-107 tahun, 1 April 2021 mendatang. Salah satunya RUWAT NAGARI Kota Malang 2021. Empat Wali Kota Malang akan menyatu dalam harmoni perdamaian dan keluhuran budaya nusantara.

 

PARA Wali Kota itu  adalah Kolonel  Inf. H. Suyitno, Drs. Peni Suparto, M.AP, Ir. H. Mochamad Anton,  dan Drs. H. Sutiaji. “Semuanya akan berkumpul dan bersatu  bersama keluarga besar masing-masing, meneladankan perdamaian dan keluhuran, dalam acara RUWAT  NAGARI i Kota Malang 2021, yang akan dilaksanakan pada  Rabu, 7 April 2021 di Gedung Kesenian Gajayana, Kota Malang,” kata Ketua Pelaksana kegiatan, Wahyu Eko Setiawan, Rabu (17/03/2021) siang.

Pendiri Sekolah Budaya Tunggulwulung ini menambahkan,  acara ini ini akan disiarkan melalu beberapa channel media partner. Baik  live show, on air (TV & Radio) maupun live streaming.

Selain itu juga akan diproduksi film dokumenter yang berdurasi 61 menit. Selain berisi historiografi Kota Malang 1914 – 2021, keteladanan, perdamaian, dan keluhuran, dalam film dokumenter tersebut juga ada  berbagai apresiasi, literasi, edukasi,  dan prestasi yang telah diraih dalam membangun Kota Malang.

“Film dokumenter tersebut akan menjadi semacam prasasti yang bisa dinikmati, dikaji, diteladani, dibanggakan,  dan menjadi inspirasi bagi generasi-generasi yang akan datang,” kata Ketua Pelaksana RUWAT NAGARI KOTA MALANG 2021, Wahyu Eko Setiawan.

Eko menambahkan, kegiatan ini  sangat terbuka untuk berbagai bentuk inisiatif, partisipasi, dan kerjasama dari berbagai pihak. Dari Umat Hindu, ada yang menyumbang penjor & cok bakal. Dari umat lainnya, ada  yang menyumbang tumpeng, saweran, seni tari, atraksi, dan lain-lainnya.

“Acara ini sangat terbuka, berkesadaran,  dan penuh toleransi. Meneladankan perdamaian dan perdamaian. Guyub rukun dan gotong royong. Tujuan utamanya, membangun Kota Malang dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,  tan hana dharma mangruwa,” jelasnya. (div/mat)