Rumah Warga Kebonagung Terbakar, Bocah 12 Tahun Meninggal

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Kebakaran hebat menimpa rumah milik Mashuri (51), warga Dusun Kebonagung RT 13/RW 02, Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (24/06/2020) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB.  Selain rumah rusak parah dimakan si jago merah, cucu Mashuri, Aura Diva (12), meninggal dunia akibat luka bakar yang sangat serius. 

 

 

Tim PMK Kabupaten Malang, menyemprotkan air ke rumah milik Mashuri (51), warga Dusun Kebonagung RT 13/RW 02, Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang terbakar Senin (24/06/2020) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB.

KEPALA Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang, Goly Karyanto menjelaskan,  pada Rabu pagi, sekitar pukul 09.15 WIB, petugas jaga PMK Kabupaten Malang, menerima telepon dari Kepala Desa Taman Harjo, Sumardi. Dia  mengabarkan, telah terjadi kebakaran yang menimpa sebuah rumah di desanya.

“Setelah dapat laporan, Tim PMK yang dipimpin Bowo Suhasmanto  sebagai Komandan Regu 1, sekitar pukul 09.35 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa mobil pemadam kebakaran (damkar),” kata Goly Karyanto.

Masyarakat dan aparat keamanan bergotong royong membantu memadamkan api yang membakar rumah milik Mashuri (51), warga Dusun Kebonagung RT 13/RW 02, Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (24/06/2020) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB.

Tim PMK yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 09.50 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu warga sekitar, petugas melakukan pemadaman.

Sekitar pukul 10.10 WIB, api sudah dapat dijinakan. “Akibat kebakaran itu, seorang bocah, Aura Diva (12), meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.  Korban mengalami luka bakar serius, sekitar 40%.  Kerugian material akibat kebakaran itu sekitar Rp 50 juta,” kata Goly Karyanto.

Soal penyebab kebakaran, menurut Goly Karyanto, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun dugaan sementara, kebakaran diduga akibat konsleting listrik. “Kami himbau agar masyarakat tetap waspada terhadap bahaya kebakaran yang bisa berasal dari apa saja, termasuk dari konsleting listrik atau sebab lainnya, ” pesan Goly Karyanto.(mat)