Rektor Universitas Brawijaya Tak Menampik Mahasiswanya Suspec Corona

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Rektor Universitas Brwajaya (UB), Prof Nuhfil Hanani tak menampik jika ada salah satu mahasiswanya yang diduga suspec Corona (Covid 19). Saat ini, mahasiswa tersebut dalam pengawasan intensif tim dokter Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

 

Pejabat Universitas Brawijaya memberikan penjelasan terkait antisipasi virus Corona.

 

“JADI,  ceritanya, ayah mahasiwa tersebut meninggal dunia. Setelah dideteksi, negatif virus Corona. Kemudian, ibunya yang merawat suaminya, juga negatif. La, ini anaknya, yang mahasiswa itu, sakit. Jadi diduga terkena, dan saat ini masih dalam pengawasan dokter di RSSA,” terangnya, Senin (16/03/2020).

Rektor Universitas Brwajaya (UB), Prof Nuhfil Hanani menambahkan, mahasiswa yang diduga suspec Corona tersebut tidak berasal dari daerah yang terdapat wabah Corona. Selain itu juga tidak sedang dalam kontak dengan orang yang terjangkit maupun datang dari bepergian. Sehingga, dari berbagai pertimbangan kejadian, tidak ada yang mengarah jika yang bersangkutan terkena. “Tapi dia masih dalam pameriksaan dan pemantuan intensif tim medis. Hasilnya belum keluar. Jadi  belum bisa memastikan,” lanjut Nuhfil.

Namun demikian, ia berharap para mahasiswa UB tetap tenang dan tidak panik. Bahkan, para mahasiswa tetap normal seperti biasa. Tapi harus standart kewaspadaan. “Mahasiswa bisa kuliah dengan tatap muka maupun dengan online. Namun kalau bisa jangan pulang, kalau di daerahnya ada yang terjangkit, malah beresiko,” imbuhnya.

Disinggung beberapa kegiatan lain, Rektor UB menjelaskan, ada beberapa agenda kegiatan, seperti seminar internasional ditunda pelaksanaannya.  Sedangkan terkait dengan wisuda, ada rekomendasi dari Satgas Corona UB untuk dirubah metodenya.

“Untuk wisuda, bisa jadi orang tua wisudawan sudah pesan hotel atau keperluan lain. Ada rekomendasi dari satgas, teknisnya tetap mengambil ijazah di fakultas, sementara prosesi wisudanya di kesempatan yang lain. Tapi itu masih akan kami rapatkan dulu,” pungkasnya.  (ide/mat)