TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Prof. Dr Imam Muhklis SE MSi

Rektor UIN Maliki: Wujudkan Kota Pendidikan, Pariwisata dan Santri

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Tepat 1 April 2021 Kota Malang tercinta tepat berusia 107 tahun. Banyak doa dan harapan yang di panjatkan, tak terkecuali Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg juga berharap Kota Malang di usia ke-107 tahun saat ini bisa menjadi Kota Pendidikan, Pariwisata dan Santri.

 

Prof. Dr Imam Muhklis SE MSi.

“MENGAPA tiga ikon ini? Karena sesungguhnya banyak tersebar manusia dari beberapa kota atau daerah yang berada di Kota Malang.

Sebagai contohnya banyak mahasiswa asing yang kuliah di Malang, termasuk di UIN Malang. Jumlahnya mencapai 490an,” kata Abdul Haris Rabu (31/3/2021). Tidak hanya Indonesia menurutnya, banyak juga mahasiswa/mahasiswi yang dari negara lain, misalnya Rusia, Thailand, China dan negara-negara di Afrika.

“Sehingga sangat penting melakukan sinergi antara Pemkot Malang dengan perguruan tinggi,” ujarnya.

Tapi jangan puas hanya sebagai kota jujukan mahasiswa asing. Banyak hal perlu perbaikan-perbaikan termasuk infrastruktur di wilayah-wilayah agar memudahkan orang untuk memenuhi kebutuhannya. Seperti kawasan Kayutangan yang sejak dulu sudah dikenal. Perlu dipikirkan konsentrasinya untuk apa. Tapi jangan di Kayutangan saja.

Untuk ikon pariwisata juga tak hanya wisata alam. Tapi bisa juga jalan, gedung-gedung peninggalan lama, masjid dan museum yang dilengkapi dengan tempat ibadah. Sehingga menandakan bahwa Kota Malang perduli tempat ibadah. Selain itu di Malang juga banyak pondok pesantren.

Ia juga menyarankan penguatan entrepreneurship untuk anak-anak muda Malang untuk memenuhi infrastruktur yang ada. Sehingga bisa berlangsung simultan. Sedang Prof Dr Imam Muhklis SE MSi, guru besar ekonomi pembangunan Universitas Negeri Malang (UM) berharap pembangunan di Kota Malang berjalan lancar. Maka perlu sinergi dari stake holder yang ada.

“Tujuan pembangunan harus berlandaskan pada UUD 1945 dan Pancasila agar rohnya ada. Yaitu keadilan sosial dan kemakmuran rakyat,” katanya. (div/mat)