Pusat Bahasa Mandarin UM, Gelar Festival Musim Gugur

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Untuk memberikan support dan motivasi para mahasiswa memperdalam kebudayaan, khususnya bahasa mandarin, Pusat Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang (UM) merayakan pertengahan musim gugur, Festival Kue Bulan (Zhong Qiu Jie) di Aula Gedung A3 lantai 2, Senin (24/09/18).

 

Pelaksanaan festival musim gugur di Universitas Negeri Malang.

 

PERAYAAN itu merupakan peringatan Hari Raya Panen dan salah satu festival terpenting di Republik Rakyat Tiongkok. Dilaksanakan di hari kelima belas bulan delapan Kalender Tionghoa, atau minggu kedua September – minggu kedua Oktober.

Dosen Bahasa Mandarin Fakultas Sastra UM, Lukluk Ul Muyassaroh, mengatakan, perayaan kebudayaan Tiongkok untuk memberikan gambaran kebudayaan bagi mahasiswanya.

“Dengan seringnya menghadirkan budaya Tiongkok, mahasiswa UM, khususnya prodi Bahasa Mandarin termotivasi untuk mempelajari lebih mendalam tentang budaya Tiongkok. Akan berdampak positif terhadap perkembangan pembelajaran. Selain itu, dengan berbaurnya kebudayaan RI-Tiongkok akan mengokohkan kerjasama kedua negara,” tuturnya, usai acara.

Selain festival kebudayaan Tiongkok, melalui tarian khas Tiongkok liang-liang, dilaksanakan sebagai sharing pengalaman mahasiswa. Mengingat ada beasiswa konfusius di Guilin yang dijalani Praditha dan Ningrum dari Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UM angkatan 2015.

Direktur Kantor Hubungan Internasional (HI), Prof. Dr. Yazid Basthomi, M.A., menerangkan, perayaan pertengahan Musim Gugur, dilakukan untuk memperingati Hari Raya Panen di Tiongkok.

“Perayaan itu, untuk memperingati Hari Panen Raya di Tiongkok. Dengan penuh rasa syukur, diharapkan bisa terjalin simbiosis yang saling menguntungkan. Sehingga komunikasi antar bangsa akan semakin baik kedepannya,” tuturnya.

Menurut kepercayaan tiongkok, lanjut Prof Yazid, pertengahan musim gugur adalah suatu masa,  dimana bulan akan berada paling dekat berdampingan dengan batas langit. Sehingga, bersinar dengan warna yang kemerahan. Kesempatan seperti ini dimanfaatkan masyarakat Tiongkok untuk makan kue bulan dengan anggota keluarga.

Hadir dalam acara itu, Direktur Kantor Hubungan Internasional (HI), Prof. Dr. Yazid Basthomi, M.A., Koorprodi Bahasa Mandarin, Drs. Tiksno Widyatmoko, M.A, Direktur Pusat Bahasa Mandarin Mrs. Liao Guirong, Kabag Kerjasama dan Humas, Dra. Aminarti S. Wahyuni, dan para Mahasiswa Prodi Mandarin semester 1 dan 3. (ide)