Prihatin Tragedi di New Zealand, Pelajar SMP Indonesia dan Thailand Membatik

Para pelajar Indonesia dan Thailand membatik perdamaian di halaman SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.

SURABAYA,TABOIDJAWATIMUR. COM – Sejumlah pelajar SMP Muhammadiyah 5 Surabaya dan Pluakdaeng Pittayakom School Kota Rayong Thailand, menggelar aksi keprihatinan dengan tragedi penembakan yang terjadi di New Zealand beberapa hari lalu. Aksi keprihatinan yang dilakukan di halaman SMP Muhammad 5 Surabaya ini ditunjukkan dengan membatik.

 

TIDAK HANYA gambar, para pelajar kedua negara ini juga membatik tulisan seruan perdamaian. Goresan canting batik yang mereka lukiskan diatas kaos warna putih ini, sengaja mereka lakukan sebagai bentuk keprihatinan atas tragedi penembakan umat muslim di New Zealand beberapa hari lalu. Pray For Moslem New Zealand serta gambar Tugu Sura dan Baya adalah bentuk keprihatinan serta seruan dan ajakan perdamaian.

“Tidak hanya kita ajarkan budaya asli Indonesia kepada pelajar Thailand tapi kegiatan membatik ini juga sebagai bentuk keprihatinan kita atas peristiwa yang terjadi di New Zealand. Kita ingin menunjukkan dengan keberagam yang kita lakukan ini, islam cinta damai,” terang Guru Seni Budaya Teguh Triprasetyo, Rabu (20/03/2019).

Selain diajarkan membatik mulai membuat pola gambar, melukis hingga pencampuran warna dan pengeringan, diharapkan dengan kegiatan spontanitas dari para pelajar ini, dapat sebagai pembelajaran untuk menanamkan rasa persatuan dan kesatuan sejak dini meski berbeda agama, ras dan bangsa. (ang)