PORPROV di Gresik, KONI Kabupaten Malang Bertekad Pertakankan 5 Besar

Salah satu prosesi RAT KONI Kabupaten Malang.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Peluang Kabupaten Malang untuk mempertahankan posisi ke-5 pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (PORPROV VI di Gresik, Juli 2019 mendatang, cukup berat. Sebagai tuan rumah, Kabupaten Gresik yang pada PORPROV V tahun lalu berada di posisi 6, tentu akan berusaha keras menyodok ke peringkat di atasnya.

 

HAL INI disampaikan Ketua Harian KONI Kabupaten Malang, Imam Zuhdi saat Rapat Kerja Tahunan (RAT) KONI Kabupaten Malang di Hotel Pujon View, Jumat (25/01/2019) malam. RAT yang pembukaannya di hadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang, M. Fathoni ini akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat (25/01/2019) hingga Minggu (27/01/2019).

Peserta RAT KONI Kabupaten Malang dari salah satu cabor.
Ketua Harian KONI Kabupaten Malang, Imam Zuhdi.

“Secara psikologis dan politis, sebagai tuan rumah, Kabupaten Gresik tentu akan berusaha keras untuk naik peringkat.  Pada PORPROV Jawa Timur V,  Gresik berada di peringkat ke-6. Sedangkan Kabupaten Malang berada di peringkat ke-5. Ini ancaman bagi kita. Paling tidak, Gresik akan berusaha keras  naik ke peringkat 5 atau 4,” kata Imam Zuhdi.

Karena itu, agar posisi Kabupaten Malang minimal tetap aman di posisi ke-5, KONI Kabupaten Malang melaksanakan RAT lebih awal pada tahun 2019 ini. “Jika biasanya RAT dilakukan di pertengahan tahun (Juni atau Juli), sekarang diajukan pada awal tahun. Harapannya, akan banyak hal yang dibahas dan dipersiapkan, khususnya untuk menghadapi PORPROV di Gresik,” katanya.

Edi Banteng, salah satu peserta RAT KONI Kabupaten Malang.

Alumni IAIN Sunan Ampel Malang —sekarang berubah nama menjadi UIN Maulana Malik Ibrahim— ini pun berharap banyak kepada semua pihak, khususnya para pengurus cabang olahraga dan Pemerintah Kabupaten Malang agar berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan prestasi tertinggi di ajang tersebut.

Apakah sangat berat untuk mempertahankan peringkat ke-5? Di hadapan pengurus KONI dan perwakilan cabang olahraga yang hadir dalam rapat tersebut, Imam Zuhdi dengan tegas menjelaskan,  tak ada yang tak mungkin dalam olahraga. “Contohnya saat Kota Malang menjadi tuan rumah PORPROV ke-3 pada tahun 2008. Saat itu, Kabupaten Malang berada di peringkat ke-17. Namun berkat usaha keras pengurus —yang waktu itu Ketua KONI dijabat Ismarjono— Kabupaten Malang mampu menyodok hingga ke peringkat ke-5 dari 38 kota/kabupaten se Jawa Timur,” tegasnya.

Karena itu, pengusaha pengerah tenaga kerja ke luar negeri ini pun berharap pada PORPROV Jawa Timur di Gresik mendatang, setidaknya Kabupaten Malang minimal  mampu mempertahankan peringkat kelima.

Di tempat terpisah, sejumlah cabang olahraga yang akan berlaga di PORPROV tahun ini sudah menyiapkan atlitnya. Seperti bulutangkis, terus menggembleng atlitnya di gedung Golkar, Pakisaji. “Ada beberapa orang yang sudah kami siapkan. Mereka terus kami gembleng,” kata Purbo, pelatih bulutangkis Kabupaten Malang. (iko/mat)