Polisi Selidiki Asal Gergaji Tahanan Kabur

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Polisi terus mengejar empat tahanan kasus narkoba yang kabur dari tahanan Polresta Malang, Jawa Timur, Senin (09/12/2019) dini hari.  Selain itu Polisi juga menyelidiki asal muasal gergaji yang dipakai untuk memotong besi atap tahanan.

 

Gedung Satuan Tahanan dan barang bukti, tempat para tersangka ditahan.

“KAMI sedang melakukan penyelidikan dari mana asal gergaji yang digunakan tersangka. Saat ini jumlah tahanan ada sekitar 59,” kata Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata, Senin (09/12/2019) siang.

Padahal, di lokasi tersebut, lanjut kapolresta yang belum genap sebulan menjabat ini,  sudah ada penjagaan dari petugas. Karena itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan para  penjaga. “Apabila nanti ditemukan ada kelalaian, maka yang bersangkutan akan kami proses,” ujarnya.

Sebelumnya, empat orang tahanan kasus narkoba Polresta Malang Kota, kabur dari sel, Senin (09/12/2019) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB. Mereka adalah Sokip Yulianto, Nur Cholis, Bayu Prasetyo,  dan Andria.

Kapolresta merinci, para tahanan itu, sebelum kabur, menggergaji besi yang ada di atap terlebih dulu. Selanjutnya besinya  dibengkokan, lalu tahanan keluar dari lubang besi itu.

Para tahanan narkoba itu baru ditahan sekitar 2 minggu, dan mereka berbeda jaringan.  Mereka masih diperiksa para penyidik dengan ancaman  hukuman  antara 8 sampai 10 tahun penjara.  (ide/mat)