TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Anggi Krishna menunjukan tersangka dan barang bukti.

Polisi Ringkus Tersangka Tabrak Lari

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Unit Laka Satlantas Polresta Malang Kota membekuk EB alias Kadal, warga Jl. Bandara Abdurrahman Saleh, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, kemarin, karena diduga melakukan tabrak lari di seputaran Jl. Raya Cemorokandang, Juni 2021 lalu.

 

EB alias Kadal, tersangka tabrak lari, digelandang petugas Sat Lantas Polresta Malang Kota.

 

AKIBATNYA, Sri Utami (56), warga Jl. Madyopuro yang sedang  mengendarai sepeda motor  Honda Scoopy N 4263 ABI yang melaju  dari arah selatan ke utara,  meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

“Tersangka EB diamankan petugas Unit Laka Lantas Polresta Makota di rumahnya,” terang Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppy Anggi Krishna, di kantornya,  Jumat (27/08/2021).

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Anggi Krishna menunjukan tersangka dan barang bukti.

Ia menambahkan, penangkapan berawal dari penyelidikan petugas.  Diawali dengan pengecekan rekaman CCTV di simpang tiga Jl. Madyopuro. Selanjutnya mendapatkan nomor polisi  mobil pikap yang menabrak korban. “Kami cek dari kantor Samsat. Selanjutnya menggali keterangan dari pemilik mobil. Ternyata telah menjual pikap itu kepada seorang pria berinisial M,” terangnya.

Dari M inilah Polisi mendapat informasi  bahwa pada saat kejadian, mobilnya sedang dibawa temannya untuk mengangkut kayu.  Saat itu, mobil sedang akan dikembalkan ke pemiliknya, di Jl. Ciliwung, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Namun saat sampai di Jl. Raya Cemorokandang, dia menabrak Sri Utami (56), warga Jl. Madyopuro yang sedang mengendarai Honda Scoopy N 4263 ABI dari arah selatan ke utara. “Stang kanan motor korban tersenggol sisi kiri pintu depan mobil pikap. Begitu terbentur bagian depan mobil, korban terjatuh ke aspal,” kata kasat.

Selanjutnya, tubuh korban masuk ke bagian bawah mobil yang sedang berjalan, sehingga korban terlindas ban kiri belakang pikap. Namun mobil pikap tetap melaju, meninggalkan korban begitu saja.  “Sopir tesebut sempat melihat korban dari kejauhan. Ia sempat tidak mengaku saat ditanya warga. Sedangkan korban  akhirnya meninggal dunia dalam perawatan di RSSA Malang,” jelas kasat. (aji/mat)