Polinema Buka Prodi Baru

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Politeknik Negeri Malang (Polinema), Jawa Timur,  membuka Program Study (Prodi) Diploma 4 Bahasa Inggris, Komunikasi Bisnis,  dan Profesional di tahun akademik 2019 -2020. Prodi baru ini untuk mendukung dan melengkapi prodi di kampus vokasi ini.

 

 

Pembantu Direktur I Polinema Supriatna Adhisuwignyo.

PEMBANTU Direktur I Polinema, Supriatna Adhisuwignyo, mengungkapkan, prodi ini baru dibuka tahun 2019. Salah satu maksud dan tujuannya adalah untuk mengisi kebutuhan pasar.

“Sebagai kampus yang berorientasi pada keahlian (vokasi), tidak saja membutuhkan keahlian berkomunikasi dalam bahasa Inggris, namun lebih dari itu, harus bisa memberi warna pada bidang dan keahlian tertentu. Memiliki komunikasi yang baik, terkait dengan bisnis dan profesinya. Selain itu, juga menyesuaikan dengan kebutuhan pasar,” tuturnya saat memberikan keterangan saat  Pendaftaran Mahasiwa Baru (PMB) di Poliema, Senin (20/05/2019).

Untuk itu, lanjut Supriatna Adhisuwignyo,  di tahun ini, prodi baru tersebut sudah mulai ambil bagian dalam PMB. Diharapkan, nantinya, lulusannya  benar – benar bisa mengisi kebutuhan pasar secara tepat.

Tahun ini, jumlah calon mahasiswa yang akan diterima dari semua jurusan, baik reguler, kerjasama, serta internasional,  sekitar 3.248 mahasiswa baru. Untuk pendaftaran Ujian Masuk Polinema Negeri (UMPN) sudah dibuka mulai 20 Mei hingga 20 Juni. Tesnya dilakukan Sabtu (22/06/2019), dan hasilnya bisa diketahui, Kamis (27/06/2019).

Perkuliahan akan dimulai Selasa (26/08/2019) dari semua jurusan. “Saat ini, Polinema memiliki 23 program studi. 11 prodi D3 dan 12 prodi D4. Jumlah kuota penerimaan mahasiswa, ada kenaikan sekitar 2 persen dari sebelumnya,” lanjutnya.

Polinema juga menerima mahasiswa asing yang berasal dari 7 negara, dengan pendaftar sebanyak 62 camaba. Namun, sudah dipastikan ada 26 mahasiswa asing yang diterima.

Mereka mengisi beberapa jurusan, dan yang terbanyak di jurusan bisnis dan teknik informatika. Beberapa Negara asing diantaranya Madagaskar, Kenya, Kambia, Tajikistan, Sudan dan lainnya.  (ide)