PMM UMM Kembangkan Agribisnis Kreatif

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Mahasiswa agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, Abdillah dan Ali, yang dibimbing Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Ary Bakhtiar dan Istis Baroh, melakukan kegiatan PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) dengan tema Agribisnis Kreatif. Program pengabdian ini mengusung topik hidroponik untuk masyarakat Lowokwaru, Kota Malang.

 

Hidroponik yang dikembangkan mahasiswa UMM di Lowokwaru, Kota Malang.

 

HIDROPONIK ini digarap menggunakan metode Deep Flow Technique dengan paralon sederhana. Tanaman disemai menggunakan rockwool selama kurang lebih 7 hari, kemudian dipindahkan ke paralon. Tanaman yang bisa untuk ditanam secara hidroponik antara lain kangkung, sawi, dan selada.

Mahasiswa agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, Abdillah dan Ali, melakukan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa dengan tema Agribisnis Kreatifdi Lowokwaru, Kota Malang.

“Tujuan kami melakukan bercocok tanam dengan hidroponik pada saat pandemi COVID-19 ini adalah sebagai salah satu alternatif untuk mendukung ketahanan pangan dari rumah. Kita tahu,  saat ini kondisi lahan semakin sempit dan masyarakat kota juga memiliki lahan yang terbatas. Di sisi lain,  kebutuhan konsumsi semakin bertambah,” ungkap Ary Bakhtiar.

Salah satu aktivitas yang efektif dalam upaya mendukung ketahanan pangan saat pandemi, sambung Ary, adalah bercocok tanam secara hidroponik. Terlebih, aplikasi biaya yang dikeluarkan cukup murah, namun hasil panen bisa didapatkan dengan pasti.

Kegiatan PMM merupakan salah satu program Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UMM dilakukan sebagai salah satu bentuk melaksanakan Tri Darma perguruan tinggi.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat sekitar dan masyakarat kota lainnya yang ingin bercocok tanam di lahan sempit,” ungkap Alik Anshori selaku Kepala Divisi KKN UMM.  (div/mat)