TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Relawan PMI Kabupaten Malang bersama warga, memasang genteng rumah Patemi yang rusak tertimpa pohon.

PMI Kabupaten Malang Bantu Korban Rumah Tertimpa Pohon

Relawan PMI Kabupaten Malang bersama warga, memasang genteng rumah Patemi yang rusak tertimpa pohon.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sehari setelah tertimpa musibah angin puting beliung, Ny. Patemi (50), warga Desa Sepanjang RT 04/RW 01 Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menerima bantuan sembako dari PMI Kabupaten Malang. Bantuan diserahkan para relawan PMI, Rabu (15/04/2020) pagi.

 

“INI TADI teman-teman relawan baru pulang dari menyerahkan bantuan sembako kepada pemilik rumah. Tidak banyak, namun semoga bantuan itu bermanfaat, dan dapat meringankan beban korban yang rumahnya rusak tertimpa pohon,” kata Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Penanggulangan Bencana (PB) PMI Kabupaten Malang, Muji Utomo.

Relawan PMI Kabupaten Malang menyerahkan bantuan sembako kepada Patemi yang rumahnya rusak tertimpa pohon.

Selain memberikan bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, mie instan, gula pasir dan kecap, usai kejadian, para relawan PMI Kabupaten Malang, bersama sejumlah perangkat desa, anggota Koramil, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dan masyarakat sekitar, juga ikut bergotong royong mengevakuasi pohon sengon yang tumbang dan menimpa rumah Patemi.

Bahkan, usai menyerahkan bantuan sembako, relawan PMI Kabupaten Malang ikut membantu memasang genteng rumah Patemi yang rusak.

Seperti diberitakan, hujan deras yang disertai angin kencang, Selasa (14/04/2020) siang, sekitar pukul 13.30 WIB, menyebabkan pohon tumbang. Akibatnya, rumah milik Ny. Patemi (50), warga Desa Sepanjang RT 04/RW 01 Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, rusak sedang karena tertimpa pohon sengon.

Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Penanggulangan Bencana (PB) PMI Kabupaten Malang, Muji Utomo, menjelaskan,  siang itu, sekitar pukul 13.00 WIB,  mulai terjadi hujan deras disertai angin cukup kencang. Hembusan angin yang kencang tersebut menyebabkan pohon sengon yang ada di samping rumah Patemi mulai bergoyang sangat kencang.

“Pemilik rumagh curiga melihat goyangan pohon sengon yang diterjang angin tersebut. Pemilik rumah sudah menduga ada tanda-tanda pohon akan roboh. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan,  penghuni rumah segera keluar rumah. Benar saja, sekitar pukul 13.30 WIB  pohon tersebut tumbang dan menimpa rumah Ibu Patemi,” kata Muji Utomo.   (bri/mat)