TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

PLN Ajak Pelanggan Baca Meter Lewat SwaCAM

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – PT PLN (Persero) mengajak masyarakat membaca meter menggunakan fitur Swadaya Catat Angka Meter (SwaCAM) melalui aplikasi PLN Mobile maupun WhatsApp Messenger PLN 123 dengan nomor 08122 123 123 sebagai bagian dari digitalisasi layanan.

 

Petugas PLN sedang memperbaiki peralatan.

 

SENIOR Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, A Rasyid Naja,mengatakan, fitur SwaCAM memberikan transparansi pemakaian listrik bagi pelanggan, sehingga memudahkan mengetahui estimasi tagihan listrik pada bulan berikutnya.

“Baca meter mandiri bisa dilakukan oleh pelanggan mulai tanggal 24 – 27 setiap bulannya. Bisa melalui SwaCam di aplikasi PLN Mobil. Cepat, mudah, dan akurat. Caranya, pelanggan hanya perlu mengirim foto angka stand meter yang akan dijadikan prioritas utama dasar perhitungan rekening listrik,” tutur Rasyid, Sabtu (22/05/2021) di Surabaya.

Lebih lanjut Rasyid menambahkan, jumlah pelanggan di Jawa Timur yang telah memanfaatkan SwaCam melalui WhatsApp Messanger sebanyak 10.292 pelanggan dan 2.109 melalui aplikasi PLN Mobile.

Jika pelanggan tidak dapat mengirimkan angka stand & foto pada tanggal baca mandiri yang disediakan bagi pelanggan pada tanggal 24 s.d. 27,  maka angka stand yang akan digunakan adalah hasil dari baca petugas PLN.

Menurut Rasyid, mulai Mei 2020, PLN kembali melaksanakan pembacaan meter secara langsung ke rumah pelanggan pascabayar.  “Petugas PLN,  dalam melakukan pembacaan meter ke rumah pelanggan, menggunakan standar APD dengan tetap memperhatikan pedoman pencegahan penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Jika pelanggan tidak dapat mengirimkan foto angka stand meter atau lokasi kWh meter tidak dapat didatangi oleh petugas PLN, maka pemakaian listrik akan diperhitungkan rata-rata 3 bulan terakhir. “Jika pengiriman angka stand & foto kWh meter oleh pelanggan di luar dari tanggal yang telah ditetapkan, yaitu tanggal 24 – 27, tidak akan dijadikan angka dalam perhitungan tagihan listrik,” terang Rasyid.

Setiap 3 (tiga) bulan PLN akan melakukan pencocokan angka stand kWh meter khusus hasil kiriman pelanggan dengan angka faktual hasil pembacaan petugas PLN, dan akan dilakukan penyesuaian pada perhitungan tagihan listrik. Untuk itu pelanggan diharapkan mengirimkan angka & foto stand sesuai dengan yang tertera di kWh meter, sehingga tidak terjadi penyesuaian tagihan naik atau turun secara berlebihan. (div/mat)