Peternak Tewas Disambar Kereta Api

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Saimun (48), warga Dusun Barisan, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur, tewas tersambar kereta api (KA) di Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Kamis (28/06/2018).

 

Relawan PMI Kabupaten Malang melakukan evakuasi mayat Saimun, warga Kalipare yang tersambar kereta api di Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

 

Mayat Saimun dievakuasi petugas.
Aprilianto.

KEPADA awak media, Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Aprilijanto, SE.MM membenarkan kejadian nahas yang menimpa Saimun tersebut. “Benar mas, tadi pagi ada permintaan evakuasi korban warga Kalipare yang tersambar kereta api di Desa Sambige, Sumberpucung,”terang April.

Lebih lanjut April menjelaskan, korban berangkat dari Kalipare bersama rekan – rekannya ke areal persawahan di Desa Sambigede yang kebetulan ada perlintasan kereta api. “Informasi yang kami dapat, korban bersama temannya datang untuk mencari batang padi yang sudah dipanen untuk pakan ternak,” terangnya.

Saat sedang menebang batang padi, datang kereta api Malabar  jurusan Bandung – Malang dengan lokomotif bernomor CC 2061382, dari arah Blitar menuju Malang.

Mayat Saimun sebelum dievakuasi petugas.

“Sempat diingatkan namun korban rupanya tidak mendengar. Saat itu melintas kereta api dari barat. Karena jaraknya terlalu dekat, korban tersambar dan langsung meninggal di tempat kejadian,”jelas pria asal Bantur ini.

Setelah dilakukan olah TKP bersama Polsek Sumberpucung, jasad Saimun langsung dibawa ke IKF (Instalasi Kedokteran Forensik) RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Kota Malang. “Selesai dilakukan pemeriksaan oleh Polsek Sumberpucung, korban langsung dibawa ke RSSA untuk proses lebih lanjut,” pungkas Aprilijanto.

Karena keluarga korban menolak dan keberatan dilakukan proses autopsi, jasad Saimun kemudian dibawa pulang ke Kalipare guna langsung dikebumikan di pemakaman umum setempat.  (diy)