Pertama di Indonesia, DLH Kabupaten Malang Siapkan Program e-Sempurna

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Dengan berkembangnya teknologi informasi (IT), pelayanan publik berbasis IT mau tidak mau adalah suatu keharusan, maka untuk meningkatkan pelayanan dan profesionalisme, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang membuat inovasi dengan membuat aplikasi e-Sempurna, seperti yang diungkapkan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Malang, Ir. Renung Rubiartadi, Rabu (1/11/2018).

 

 

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Ir. Renung Rubiartadi saat menjelaskan program e-Sempurna.

MENURUT Renung, program e-Sempurna adalah inovasi yang lahir dan dikembangkan oleh DLH. “Ide inovasi e-Sempurna ini lahir dari semangat setelah menerima penghargaan Nirwasita Tantra 2017 kemarin, kita ingin lebih mengoptimalkan pelayanan kita kepada masyarakat dengan berbasis pada IT,”terang Kabid Pengelolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Malang.

Menurut Renung, e-Sempurna adalah sebuah aplikasi pelayanan terpadu yang nantinya akan dioperasikan melalui Command Centre Dinas Lingkungan Hidup Kab Malang. Melalui aplikasi e-Sempurna pelayanan akan dibagi 6 menurut bidang yang ada di DLH seperti e- Manajemen IKPLHD (Indeks Kualitas Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah), e-Dumas (Pengaduan Masyarakat), e-Data (Update data lingkungan hidup), e-Sampah (Revitalisasi pengelolaan persampahan), e-Kuling (Normalisasi kualitas lingkungan hidup) dan Atasi Masalah Lingkungan Hidup Secara Paripurna. “Jadi nanti masyarakat tinggal mengklik sesuai dengan kepentingannya. Aplikasi ini juga menuntut peran serta dan keaktifan masyarakat untuk mengetahui kondisi lingkungan sekitar dan melaporkannya kepada kami,”jelas Renung.

Alumni Institut Tekhnologi Surabaya ini kemudian memaparkan bagaimana masyarakat bisa segera melaporkan bila terjadi perubahan kualitas lingkungan hidup, misalnya kualitas air di sepanjang Sungai Brantas. “Misalnya jika ada pencemaran air di Sungai Brantas, masyarakat bisa melaporkanya secara langsung melalui aplikasi ini. Begitu juga jika ada pembuangan sampah secara liar, masyarakat bisa langsung memotretnya mengunakan kamera ponsel dengan mode open kamera yang dilengkapi titik koordinatnya, kemudian dikirimkan ke aplikasi e-Sempurna,”bebernya.

Dengan begitu maka respon penanganan yang dilakukan DLH untuk menyelesaikan masalah lebih cepat. “Begitu ada laporan masuk, akan kita verikasi, kemudian tim akan menuju ke lapangan sesuai dengan koordinat yang ada, selanjutnya dilakukan identifikasi masalah, dan memecahkan bagaimana solusi penyelesaianya. Dengan begitu jika ada gangguan atau masalah lingkungan hidup bisa lebih cepat tertangani, pada akhirnya masyarakat yang diuntungkan,”ungkap Renung.

Saat ini e-sempurna, program yang diklaim baru pertama kali ada di Indonesia memang masih dalam tahap pengembangan. “Saat ini masih proses pengembangan, untuk launching akan dilakukan bulan Desember 2018,”pungkas Renung Rubiartadi. (diy)