Perilaku Konsumen, Pengaruhi Harga Tiket Maskapai Penerbangan

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Harga tiket pesawat terbang terbilang fluktuatif, berubah sewaktu-waktu. Perubahan harga itu, bahkan bisa terpaut jauh. Banyak faktor mempengaruhi harga, termasuk tingkat pemesanan dari konsumen.

 

 

Ayu Riza, salah satu Sales Eksekutif Kaha Tours & Travel memberikan layanan kepada konsumen.

AYU RIZA, salah satu Sales Eksekutif Kaha Tours & Travel yang berkantor di Jl. Basuki Rahmat, Kecamatan Klojen, Kota Malang, menceritakan, harga tiket pesawat memang tidak bisa tetap. Selalu ada perubahan tergantung situasi dan kondisi selama belum dibooking (dipesan).

“Kami menjual tiket pesawat dari harga yang sudah ditentukan Maskapai. Karena itu, ya seperti itulah. Bisa berubah-ubah sebelum ada booking. Salah satu penyebabnya tingkat permintaan atau karena hari libur,” tuturnya ditemui, Kamis (07/02/19).

Ia mencontohkan, salah satu maskapai bisa menjual tiket Malang – Jakarta (Halim Perdana Kusuma) seharga Rp 1.147.000 untuk hari biasa. Namun harga itu bisa menjadi 1.541.000 di hari libur (Minggu). Harga tersebut bisa normal kembali dan cenderung sama di hari Senin. Untuk Garuda misalnya, di hari biasa sudah sekitar 1.569.000, sementara di hari libur, dipastikan harga lebih mahal dari itu.

“Kalau tidak mau terkena perubahan harga, harus booking dulu. Dipastikan, harga akan tetap sesuai pesanan. Hal itu berlaku di hampir setiap maskapai penerbangan,” lanjut wanita berjilbab ini.

Selain itu, katanya, setelah booking harus segera melunasi sesuai limit waktu pembayaran. Setiap maskapai penerbangan, bisa tidak sama limit waktu yang disediakan. Semua itu, bisa diketahui setelah terjadi booking tiket, disertai batas pelunasan.

“Batasan waktu pelunasan, bisa hitungan menit atau sampai jam. Tergantung maskapainya,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini konsumen pembeli tiket sudah sangat dimanjakan oleh teknologi. Pemesan tidak harus datang ke kantornya jika membeli tiket. Bisa lewat telpon dan transfer pembayaran. Bahkan tidak harus ada print out fisik tiket.

“Kalau tidak diprint, bisa dikirim PDF nya dan dikirimkan lewat WA. Nantinya, itu yang ditunjukkan di boardingpass di Bandara,” pungkasnya.

Ia mengaku, saat ini Kaha melayani tiket pesawat dari berbagai Maskapai. Mulai Garuda, Batik, City Link, Air Asia, Lion Air, serta Sriwijaya. Selain tiket pesawat, Kaha juga melayani tiket Kereta Api, Voucer Hotel dengan harga lebih murah bahkan discount 60 %. Tentunya, hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bisa melayani beragam kebutuhan konsumen. (ide)