Peralatan PLN Rusak, 3 Daerah di Jatim Gelap

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Terkait dengan padamnya PLN di kawasan Malang, Pasuruan dan Blitar, Minggu malam (03/06/2018), Dwi Suryo Abdullah, selaku Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jawa Timur, mohon maaf. Pernyataan itu disampaikan melalui rilis resmi, Senin (04/06/2018).

 

Perbaikan transmisi listrik. (ilustrasi)

IA MENJELASKAN, padamnya listrik diakibatkan adanya kerusakan di Gardu Induk Grati Listrik, Gondagwetan (project line transmisi Grati-Gondang wetan).

“Saat itu dilakukan meningkatkan daya mampu pada sistem 150 kV Pht Grati – Gondangwetan, untuk memperbaiki tegangan disisi selatan jawa timur menjadi lebih baik. Namun saat dilakukan pengalihan penyaluran energi listrik, berdampak pada padamnya sejumlah daerah di Malang Pasuruan dan Blitar,” tuturnya, Senin (04/06/2018).

Ia melanjutkan, padamnya listrik sejak pukul  17.44 WIB, mengakibatkan PLN tidak bisa menyalurkan sekitar 179 MW. Penyebab utama padamnya aliran listrik, adalah rusaknya salah satu peralatan yang terpasang di Gardu Induk 150 kV Grati. Hal itu mengakibatkan trip atau lepasnya pemutus tenaga pada Gardu Induk 150 kV yang ke arah tiga daerah tersebut.

“Upaya yang dilakukan, menganti peralatan listrik yang menyebabkan padamnya di tiga kota tersebut, harus menunggu temperatur turun demi keselamatan pekerja. Sehingga baru normal pukul jam 23.04 WIB,” lanjutnya.

Diharapkan, dengan mengendalikan pembebanan pada line tansmisi eksisting, nantinya menjadi lebih handal. Energi listrik yang disalurkan dari pembangkit (Grati dan Paiton) ke pusat beban bisa lebih besar. (ide)