Pengecer dan Pengepul Togel “Menginap” di Kantor Polisi

MALANG,TABLOIDJAWATIMUR. COM – Hermansyah (32), pengepul dan  Fauzan (17), pengecer  togel, keduanya warga Jl. KH Malik Dalam RT.01 / RW.05 Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, digulung petugas Polsekta Kedungkandang di Jl. Tondano Raya RT 4 / RW 12, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, kemarin.

 

Pengepul dan pengecer togel diamankan di Mapolsekta Kedungkandang, Kota Malang.

 

Pengepul dan pengecer togel diamankan di Mapolsekta Kedungkandang, Kota Malang.

DARI TANGAN pengepul, didapatkan barang bukti satu buku tabungan BCA, satu  buah ATM BCA gold, satu  buah akun judi online WWW.LIONTOTO.COM, tiga lembar rekapan setoran (Sabtu, Minggu, Senin) dari pengecer Fauzan, dan satu  buah HP Vivo warna putih gold.

Barang bukti rekapan togel yang diamankan petugas di Mapolsekta Kedungkandang, Malang.

Sementara dari tesangka Fauzan diamankan satu buah HP  Oppo A71 warna hitam, uang tunai setoran togel Rp. 200.000,  dan satu dompet.

Kapolsekta Klojen, Kompol Suko Wahyudi membenarkan penangkapan tersebut. Kedua pemain togel, kini tengah menjalani penyelidikan lebih lanjut.

“Kedua tersangka, masing- masing berperan sebagai pengecer dan pengepul. Kini keduanya beserta barang bukti tangah diamankan untuk menjalani pemeriksaan,” tuturnya, Kamis (16/05/2019).

Ia melanjutkan, peran kedua tersangka saling melengkapi. Bahkan, bisnis terlarang itu sudah berjalan sejak 2 tahun lalu. Sebagai pengecer manual, tersangka beroperasi di  wilayah Buring.

Masyarakat umum yang membeli  togel, setiap bukaan togel, nomer tombokan dari konsumen disetorkan lewat WA ke HP Hermansyah. Untuk pembayarannya dilakukan seminggu sekali.

“Upah kerja pengecer, untuk setiap bukaan, mendapat untung atau bayaran sekitar Rp. 50.000 – Rp. 100.000. Untuk tersangka F, karena masih di bawah umur, diserahkan ke unit PPA Mapolresta Malang,” pungkas Kapolsek. (ide)