TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

dr Husnul Muarif,

Pemkot Malang Gandeng Halodoc, Siapkan Vaksinasi Drive Thru

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang gandeng Halodoc untuk vaksinasi lansia dengan Drive Thru yang akan digelar pada 1 April 2021 mendatang. Namun, fasilitas itu rencananya akan berlangsung selama sehari.

 

dr Husnul Muarif.

KEPALA Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengatakan bahwa sesuai arahan Wali Kota Malang, Sutiaji, sementara vaksinasi Drive Thru hanya berlangsung 1 hari saja.

“Sesuai arahan pak Wali kita akan launching Drive Thru vaksinasi lansia di Jalan Gajahmada, tapi layanan hanya bisa dinikmati sehari saja. Nanti apakah akan diteruskan menjadi 2 hingga 3 hari, kami masih menunggu arahan lebih lanjut,”

Lanjutnya, mengatakan bahwa kemampuan atau kapasitas memvaksin disesuaikan dengan ketersediaan vaksin dan durasi yang sudah ditentukan.

“Nanti di Drive Thru berapa kapasitasnya akan kita rapatkan bersama. Mungkin cukup 500 untuk 1 April,” tambahnya.

Selebihnya, disampaikan dr Husnul, lansia di Kota Malang bisa melakukan vaksinasi di Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) terdekat.

“Nanti selebihnya bisa ke Fasyankes. Kita ada sekitar 80 Fasyankes untuk layanan vaksinasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, mantan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang itu menegaskan bahwa progres persiapan dalam menjalankan Drive Thru vaksinasi lansia bakal diatur dalam aplikasi Halodoc.

Artinya, untuk update para lansia harus memiliki aplikasi tersebut yang bisa diunduh menggunakan ponsel android.

“Saat ini kami sudah komunikasikan ya, pakai aplikasi Halodoc. Untuk lansia nanti boleh dibantu sama keluarganya untuk mendaftarkan,” terangnya.

Untuk pendaftaran serta pengumuman penerima vaksin sendiri untuk saat ini pun bisa melihat informasi melalui aplikasi Halodoc.

Selain itu dr Husnul menjelaskan, untuk ribuan lansia yang nantinya bakal di vaksin, pihaknya telah mengantisipasi terjadinya kerumunan saat pelaksanaan vaksinasi.

“Jadi di dalam administrasi pendaftaran itu nanti sudah ada sesi berapa dan jam berapa, itu sudah dibagi. Jadi strategi yang kita pakai pun untuk menghindari kerumunan,” jelasnya. (div/mad)