Pemerintah Siap Angkat Guru Honorer K2 Jadi PNS

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Dengan kuota penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) 2018 Kabupaten Malang yang mencapai 830 orang, separuh lebih akan digunakan untuk penjaringan tenaga pendidik atau guru. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, Senin (17/9/2018).

 

 

Kepala BKD Kabupaten Malang, Nurman Ramdhansyah, SH, M.Hum.

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Malang siap lakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sesuai kuota yang diberikan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Dimana Pemkab Malang mendapatkan kuota sebanyak 830 dari usulan pengajuan sebanyak 863 orang. ” Kami mendapatkan kuota sebanyak 830 dari BKN,” terang, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Malang.

Nurman kemudian menjelaskan dari kuota yang didapat nantinya untuk penjaringan tenaga guru sebanyak 635 orang yang terdiri 500 melalui umum dan 135 orang melalui jalur khusus, yang dimaksud jalur khusus jumlah itu nanti akan diperuntukkan bagi tenaga Kategori 2 (K2). 150 orang untuk tenaga kesehatan dan sisanya sebanyak 45 orang untuk tenaga teknis.

“Namun untuk teknis pendaftarannya kita masih menunggu instruksi pusat, kemungkinan akan dimulai secara serentak pada tanggal 19 ini “kata, Nurman.

Dia, juga menambahkan sementara ini masih menunggu intruksi dari pusat, karena nantinya pendaftaran itu dilakukan secara serentak melalui media online pada webside BKN, dengan alamat webnya sscn.bkn.go.id. Portal informasi tersebut akan berfungsi jika semua daerah, lembaga negara, dan berbagai instansi telah memasukkan formasi serta persyaratan bagi pelamar CPNS.

“Kami akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan saat ini terus melakukan rapat sebagai persiapan. Kami sebagai panitia seleksi (pansel-red) administrasi tidak hanya mendaftar melalui online, namun tes nya juga secara online,” ungkapnya.

Karena pelaksanaan tes CPNS tersebut, nantinya dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), berdasarkan informasi pendaftaran CPNS, pada tanggal 19 September 2018 mendatang.

Perlu diketahui Pemerintah Pusat telah membuka 238.015 formasi, sebanyak 51.271 formasi untuk instansi Pusat dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah (Pemda), sebanyak 525 formasi. Sedangkan peruntukan instansi Pemerintah Pusat terdiri dari, jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, Guru Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) yang bertugas di kabupaten/kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemeterian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Kemenag sebanyak 14.454 formasi.

Adapun formasi untuk Pemda terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi, Tenaga Kesehatan sebanyak 60.315 formasi, seperti Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis, serta Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi. (ide)