Pembangunan RS PMI Kabupaten Malang Dianggarkan Rp 2 Miliar

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sebagai bentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat, PMI Kabupaten Malang, Jawa Timur,  membangun rumah sakit tipe C. Peletakan batu pertama dilakukan Jumat (28/12/2018) oleh Wakil Bupati Malang, HM. Sanusi di Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Desa Ngasem, Kecamatan Ngajum.

 

Wakil Bupati Malang HM Sanusi, Ketua DPRD Kabupaten Malang Hari Sasongko, Plh Ketua PMI Kabupaten Malang Willem Petrus Salamena bersama para pejabat dan pengurus PMI Kabupaten Malang usai peletakan batu pertama Rumah Sakit PMI Kabupaten Malang.

 

Wakil Bupati Malang HM Sanusi, menyerahkan piagam kepada pendonor yang mencapai 100 kali.
Ketua DPRD Kabupaten Malang Hari Sasongko, melakukan pemasangan batu pondasi pembangunan Rumah Sakit PMI Kabupaten Malang.

WAKIL Bupati Malang yang merangkap sebagai Plt. Bupati Malang, HM Sanusi menjelaskan,  peletakan batu pertama RS PMI ini sengaja mengambil momen hari relawan PMI. “Menjadi relawan itu kebanggaan. Karena itu adalah bentuk pengabdian kemanusiaan. Untuk itu sengaja peletakan batu pertama pembangunan RS PMI mengambil momen peringatan hari relawan. Hal ini perlu sebagai introspeksi diri juga,” katanya.

Wakil Bupati Malang HM Sanusi, didampingi Plh Ketua PMI Kabupaten Malang Willem Petrus Salamena, mendapat penjelasan soal pembangunan Rumah Sakit PMI Kabupaten Malang.

Sanusi sangat mengapresiasi pembangunan RSU PMI Kabupaten Malang ini. “Salah satu  pelayanan dasar kepada masyarakat adalah kesehatan. Dengan adanya RSU PMI ini, nantinya bisa melayani masyarakat, khususnya di daerah Ngajum, Kromengan, dan Sumberpucung,” katanya.

Politisi PKB ini pun menjamin,  Pemerintah Kabupaten Malang siap mensuport pembangunan RSU PMI. “Pemkab Malang siap membantu. Harapannya,  tahun 2019 rumah sakit ini sudah bisa dioperasionalkan,” kata Sanusi.

Sementara itu,  Pelaksana Harian (Plh) PMI Kabupaten Malang, Willem Petrus Salamena, mengatakan, pihaknya  menganggarkan Rp 2 miliar untuk pembangunan rumah sakit kebanggaan PMI Kabupaten Malang ini. “Aggaran kami Rp 2 miliar untuk pembangunan rumah sakit tipe C. Kami harap,  dalam dua tahun,  pembangunannya sudah selesai,” papar Willem.

Untuk masalah pembiayaan operasional nantinya, menurut Kepala Bagian Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten  Malang ini, PMI  sudah mempersiapkan segala sesuatuanya.

“Biaya operasional untuk rumah sakit memang tidak sedikit, namun kami telah memikirkan hal itu. Akan kita lakukan sistem manajerial yang efisien dan akuntable, termasuk nantinya dalam perekutan tenaga medis maupun karyawan,” jelasnya.

Menurut Willem, salah satu hal yang mendasari dibangunnya RSU PMI, karena melihat banyaknya bencana yang terjadi. “Di Indonesia sering terjadi bencana.  Kabupaten  Malang juga  memiliki potensi kebencanaan. Kita ingin dengan adanya rumah sakit ini, nantinya bisa membantu para korban bencana. Selain itu rumah sakit ini nantinya kami harap juga sebagai wadah pekerjaan bagi relawan kami,”pungkas Willem.

Selain peletakan batu pertama pembangunan RSU PMI, dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada enam pendonor darah, yang telah melakukan donor darah sebanyak 100 kali.  (diy)