Pelepasan Aset, Kejaksaan Periksa Camat Klojen

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Setelah menahanan tersangka dugaan pelepasan aset, Leonardo Wiebowo Soegio, Kejaksaan Negeri Kota Malang, memeriksa Camat Klojen Agus Subali, Staf Kecamatan Klojen Irianto, mantan Lurah Oro-Oro Dowo Imam Subagio, mantan pejabat Badan Pertanahan Kota Malang Heni,  dan Lurah Oro-Oro Dowo Krisman Sudarmojo, Senin (06/08/2018).

 

 

Pejabat BPN, Heni usai menjalani pemeriksaan.

MEREKA dimintai keterangan terkait dugaan lepasnya aset Pemerintah Kota Malang di Jl. Brigjend Slamet Riyadi, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, yang kemungkinan tidak melalui prosedur semestinya.

Camat Klojen Agus Subali.

Usai pemeriksaan, Camat Klojen Subali  membenarkan kalau dirinya dimintai keterangan tentang aset tersebut. Namun, beberapa hal, ia mengaku tidak tahu saat ditanya penyidik Kejaksaan. Menurutnya, saat itu,  bukan dia yang menjabat.

“Saya diundang sekitar pukul 13.00 WIB. Beberapa pertanyaan sempat ditanyakan, namun saya tidak tahu. Tapi memang saya pernah didatangi seseorang yang meminta legalisir di foto copian Akta Jual Beli (AJB) yang ia bawa. Tapi saya menolak, karena di arsip kecamatan tidak ada,” tuturnya.

Selain Camat, staf kecamatan juga menjalani pemeriksaan, namun hingga sore hari pelaksanaan pemeriksaan masih berlangsung.

Sementara itu, salah satu mantan Kasubag TU BPN Kota Malang, Heni, tidak banyak memberikan jawaban saat dikonfirmasi media. Ia hanya mengatakan jika dirinya ditanya terkait prosedur pengurusan surat di BPN. “Saya ditanya terkait prosedur pengurusan surat di BPN,” katanya singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu terperiksa kasus aset di Jl. Brigjed Slamet Riyadi, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Leonardo Wiebowo Soegio ditahan di Kejaksaan Tinggi Surabaya, sejak Selasa (31/07/2018).

Ia ditahan atas dugaan keterlibatannya dalam pelepasan/perpindahan aset Pemkot Malang yang tidak sesuai dengan prosedur. Sebelumnya, yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka, beberapa saat sebelum ditahan.  (ide)