Pelaku UMKM Pemula Jangan Keburu Diversifikasi Usaha

MALANG, TABLOID JAWA TIMUR.COM – Yustinus Agung Nugroho dari Foodlab Indonesia, menyarankan kepada pelaku UMKM  pemula agar tidak kementus, tidak keburu mengembangkan (diversifikasi) usaha. Namun lebih fokus pada usaha yang digeluti. Sebab, banyak contoh usaha yang awalnya bagus, namun akhirnya buyar gara-gara keburu diversifikasi.

 

Ketua PWI Malang Raya M Ariful Huda menyerahkan cinderamata kepada salah satu narasumber, Yustinus Agung Nugroho dari Foodlab Indonesia pada Talkshow “Sart Up Business” di ruang sidang Balaikota Malang, Sabtu (05/05/2018).

——————————————————————————————————-

 

Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Malang, Wasto menyerahkan cinderamata kepada perwakilan Pertamina pada acara Talkshow “Sart Up Business” di ruang sidang Balaikota Malang, Sabtu (05/05/2018).
Perwakilan Pertamina menyerahkan sertipikat kepada perwakilan wartawan.

HAL INI disampaikan Yustinus Agung Nugroho di hadapan puluhan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan para wartawan saat mengisi Talkshow “Membangun  Start Up Business” yang digelar PWI Malang Raya bersama Pertamina (Persero) dan Pemerintah Kota Malang di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (05/05/2018).

“Jangan keburu diversifikasi (mengembangkan usaha). Jangan kementus. Kalau masih awal, lebih baik fokus dengan usaha yang ada dulu. Sebab, banyak contoh yang sudah terjadi. Usahanya baru berkembang, keburu mengembangkan usaha, akhirnya gagal semua. Makanya, lebih baik fokus dulu di satu usaha,” katanya.

Para pelaku UMKM di Kota Malang, Jawa Timur, mengikuti Talkshow “Sart Up Business” di ruang sidang Balaikota Malang, Sabtu (05/05/2018) yang diselenggarakan PWI Malang Raya bekerjasama dengan Pertamina, dan Pemerintah Kota Malang.

Sementara itu,  acara ini  dibuka  Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto. Sedangkan Ketua PWI Malang Raya, Ariful Huda menyatakan, potensi ekonomi di Kota Malang sangat besar. Itu perlu diwadahi dan diinformasikan kepada masyarakat umum, sehingga bisa dikenal secara luas.

“Kami tentu berharap, para pelaku bisnis mendapat peluang dan dikenal masyarakat luas. Perlu pelatihan dan pendampingan, guna terus meningkatkan karyanya. Selain pelatihan, kami mewadahi dengan website khusus, MboisMedia.com yang mengangkat  usaha kreatif Kota Malang,” tuturnya.

Wartawan Memorandum ini melanjutkan, selain ada dukungan dari Pemerintah Kota Malang, pelatihan dan pendampingan juga disupport Bank Indonesia, Kadin Kota Malang, PT. Pertamina, serta kerjasama dengan Malang Creatif Fussion.

Sekretaris Daerah Kota Malang, mengaku senang dan bangga dengan acara yang digelar dan digagas PWI Malang Raya. Secara tidak langsung, hal ini sangat membantu pemerintah daerah dalam memberikan perhatian para pelaku usaha.

“Sektor ekonomi kreatif Malang Raya sangat besar. Apa yang dilakukan PWI, sebagai langkah inovasi untuk mendorong tumbuhnya pelaku ekonomi kreatif. Terkait dengan seminar kali ini, akan makin membuka peluang para pengusaha untuk lebih meningkatkan kreasinya. Selaku pemerintah, kami merasa terbantu,” tuturnya. (ide)