Pelajar Madrasah Aliyah Tewas Ditelan Laut Selatan

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Akibat tidak menghiraukan peringatan penjaga pantai, Muhammad Yasin (17),  warga Dusun Sumber Tangkep, Desa Sumber Suko, Kecamatan Dampit,  Kabupaten Malang, Jawa Timur, tewas  terseret ombak di Pantai Ngantep, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur,  Selasa (26/06/2018).

 

Jazad Muhammad Yasin, warga Dusun Sumber Tangkep, Desa Sumber Suko, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang tewas terseret ombak di Pantai Ngantep, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
Pantai Nganteb di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, memang indah. Namun berbahaya jika hati-hati.

KASAT Polair Polres Malang, AKP Dwiko Gunawan membenarkan laka laut yang merenggut nyawa siswa Madrasah Aliyah di Kecamatan Bululawang tersebut. “Betul, saya pastikan ada kejadian laka laut di Pantai Ngantep, dengan satu orang korban meninggal dunia,” katanya.

Sementara itu, menurut Kasubsi Penanggulanggan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo saat mendampingi Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Aprilijanto,SE.MM, kejadian bermula saat korban datang untuk melakukan piknik bersama 11  temannya.

Korban laka laut di Pantai Ngantep, Muhammad Yasin ketika dievakuasi.

“Pukul 10.30 WIB, korban bersama teman-temannya berangkat menuju Pantai Batu Bengkung terlebih dahulu dan tiba pukul 12.00 WIB. Kemudian mereka bertolak ke Pantai Ngantep,” terang Mbah Tomo.

Sekitar pukul 13.45 WIB, korban bersama rombongan tiba di Pantai

Mudji Utomo.

Ngantep. “Setelah sempat berganti baju, mereka memutuskan mandi di Pantai Ngantep. Sebelumnya ada penjaga pantai dari PSR (Pantai Selatan Resque) Pak Suliadi yang mengingatkan mereka agar berhati-hati dan jangan mandi di laut karena ombak sedang besar,” ungkap Mudji Utomo.

Tak menghiraukan peringatan yang diberikan penjaga pantai, korban asyik bermain air dengan teman-teamannya. Pukul 14.36 WIB, Suliadi mendapat laporan dari teman korban, bahwa Yasin terseret ombak. “Korban sempat dikejar oleh Pak Suliadi dan diketahui hanyut dalam posisi terlentang. Namun karena kuatnya arus, korban terseret arus hingga ke tengah laut,” jelas Mbah Tomo.

Mengetahui korban hilang terseret ombak, warga kemudian melakukan pencarian. “Jasad korban akhirnya ditemukan pukul 14.44 WIB dan segera dievakuasi ke daratan bersama warga dan Satpolair,” bebernya.

Jasad Yasin akhirnya dibawa ke rumah duka menggunakan ambulance milik PMI Kabupaten Malang. Setelah menjalani perawatan, langsung dimakamkan di desa setempat.  (diy)