TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang (UM) kembali mengadakan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021, selama dua hari, sejak Kamis (05/02/2021). KKN kali ini masih dilaksanakan dengan panduan pandemi COVID-19 dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Pandemi COVID, UM Tetap Gelar KKN

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang (UM) kembali mengadakan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021, selama dua hari, sejak Kamis (05/02/2021). KKN kali ini masih dilaksanakan dengan panduan pandemi COVID-19 dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang (UM) kembali mengadakan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021, selama dua hari, sejak Kamis (05/02/2021). KKN kali ini masih dilaksanakan dengan panduan pandemi COVID-19 dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

PROF. Dr. Markus Diantoro, M.Si, Ketua LP2M mengatakan, KKN sebagai salah satu bagian dari Kegiatan Pengabdian Masyarakat (KPM). Tujuannya, memberikan pengalaman  kepada mahasiswa sesuai program studinya, meningkatkan kompetensi keilmuan, dan memberikan pengalaman dalam memecahkan permasalahan pada masyarakat yang dilakukan secara monodisiplin atau multidisiplin.

Prof. Dr. Markus Diantoro.

UM akan mengirimkan 950 mahasiswanya untuk melaksanakan KKN di tengah pandemi COVID-19 pada semester genap. “COVID-19 tidak menghalangi estafet pengabdian UM dalam membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan maupun upgrading kualitas masyarakat dan daerah. KKN sebagai salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) juga sangat tepat dalam menempa kemampuan dan jiwa sosial mahasiswa melalui pengabdian, berkarya, mendidik untuk menempa diri pada lingkungan sebenarnya,” kata Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si.

Markus selaku Ketua LP2M menambahkan, pihaknya selalu mengupayakan tetap menjaga kesehatan dengan tetap memperhatikan mitra KKN agar dapat menyelesaikan permasalahan dengan baik.

Prof. Markus juga berpesan, dimanapun mahasiswa berada, hal utama yang harus dijunjung tinggi adalah akhlak yang baik kepada sosial. “Ketika mahasiswa keluar dari kampus, mahasiswa merupakan dutanya UM. Mahasiswa harus mengenalkan program kepada warga dengan baik dan melaporkan kemajuan program dengan baik dalam membantu masyarakat”, pesannya.

Dalam pembekalan KKN, Dr. H. Agung Winarno, M.M. menyampaikan, program KKN akan dikorelasikan bagi desa atau mitra yang ditunjuk untuk mahasiswa. Pada program ini mahasiswa juga harus tetap berada dirumah dengan mengabdi untuk lingkungan sekitar tempat tinggal mahasiswa.

“Kegiatan yang dilaksanakan untuk desa penempatan tertentu disebut sebagai program utama yang harus dikerjakan oeh semua anggota kelompok KKN sedangkan kegiatan yang dilaksanakan untuk lingkungan sekitar tempat tinggal merupakan program individu mahasiswa,” jelasnya. (div/mat)