Orang Miskin Dapat Bantuan, Jalan Makin Bagus

Program Bina Desa yang dilakukan Pemkab Malang di Desa/Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, selama dua hari, mulai Rabu (19/4/2017) hingga Kamis (20/4/ 2017), benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Salah satu yang paling dirasakan adalah mengurangi masalah kemiskinan dan peningkatan infrastruktur, khususnya jalan.

Bina Desa di Bantur yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Camat Bantur, Trisulawanto, kemarin siang. “Yang jelas banyak manfaat yang dirasakan desa ini. Yang paling pokok adalah mengurangi masalah kemiskinan, sesuai program Pemkab Malang. Selain itu ada peningkatan infrastruktur dan kegotongroyongan masyarakat,” katanya.

Trisulawanto menambahkan, terkait dengan masalah kemiskinan, khusus di Desa Bantur saja, sesuai data yang dilansir Bappeda Kabupaten Malang, jumlahnya 1018 keluarga miskin (gakin). Tapi ini masih perlu diverifikasi lagi. “Kami targetkan, sepertiga dari jumlah gakin ini bisa turun di tahun 2017. Ini akan tercapai jika ada komitmen dari semua pihak, termasuk pemerintah desa,” katanya.

Selain itu, masih kata Camat Bantur, perlu juga dukungan dari program Pemkab Malang. Sebab, jumlah gakin di Kecamatan Bantur merata di 10 desa. “Tapi yang paling banyak ada di Desa Bandungrejo, lebih dari 1.000 gakin karena warganya banyak. Total gakin di Kecamatan Bantur sekitar 7.000 gakin,” terangnya.

Menurut camat, banyaknya gakin di wilayahnya bukan karena faktor ketidakmampuan secara ekonomi, tapi lebih didorong oleh faktor perilaku hidup masyarakat. Misalnya, masak masih menggunakan kayu, bukan menggunakan elpiji.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga, Romdhoni menjelaskan, selama Bina Desa, sejumlah ruas jalan di Desa Bantur diperbaiki. “Beberapa hari sebelum Bina Desa kami sudah melakukan perbaikan jalan. Ada yang ditambal. Ke depan, tentu akan ada peningkatan jalan di desa ini,” ujarnya.*