Narkoba Masuk Desa

Bahaya narkoba sudah merambah ke semua lini, tak terkecuali di desa. Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna, mengingatkan warga Kecamatan Wajak agar waspada terhadap bahaya narkoba.

“Narkoba itu jahat dan sangat berbahaya. Jangan sampai keluarga kita ada yang menjadi pengguna, pecandu apalagi sebagai pengedarnya. Narkoba itu sangat jahat dan berbahaya,” kata Rendra Kresna di hadapan rakyat Wajak, Selasa (18/7) siang.
Menurut Ketua Partai Nasdem Jawa Timur ini, orang yang sudah kecanduan narkoab, akan sulit lepas dari jeratannya. “Kalau sudah begitu, apapun bisa digadaikan. Dan yang lebih bahaya lagi, jiwa si pecandu bisa terancam,” katanya.
”Mari kita jaga Wajak ini jangan sampai ada lagi teroris seperti yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Jangan sampai generasi kita terkena dan terjerumus faham radikalisme, dan narkoba yang justru akan menghancurkan generasi bangsa ini. Jadikan Pancasila sebagai pedoman, ideologi dan dasar kita dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Pak Rendra, sapaan akrabnya.
Dalam acara silahturahmi ini, juga diwarnai dengan launching Ketan Ireng dan Kenikmatan. Program ini dijalankan antara Disdukcapil bersama rumah sakit daerah di Kabupaten Malang dalam upaya memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Di antaranya pengurusan akta kelahiran, KTP elektronik dan Kartu Keluarga langsung di kecamatan sehingga tidak perlu lagi di Kantor Disdukcapil.
Tak hanya itu, bupati juga mengajak dialog warga. Sejumlah warga pun memanfaatkannya untuk menyampaikan aspirasi dan usulan. Seperti usulan perbaikan dan pembangunan jalan desa, serta pembentukan koperasi. Bupati juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat.
”Jika ada usulan dan uneg-uneg bisa disampaikan kepada kami yang dalam dua hari ini sowan langsung dan lebih dekat dengan warga. Kami melalui OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) membuka layanan langsung kepada masyarakat,” ujarnya.*