TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jawa Timur, kini mempunyai mobil Bakti Terhadap Bangsa (Mobil Terbang). Mobil ini merupakan salah satu dukungan dari Perpustakaan Nasional kepada UMM karena telah mengelola perpustakaan dengan baik.

Mobil Terbang UMM, Mobil Edukasi Masyarakat

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jawa Timur,  kini mempunyai mobil Bakti Terhadap Bangsa (Mobil Terbang). Mobil ini merupakan salah satu dukungan dari  Perpustakaan Nasional kepada UMM karena telah mengelola perpustakaan dengan baik.

 

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jawa Timur, kini mempunyai mobil Bakti Terhadap Bangsa (Mobil Terbang). Mobil ini merupakan salah satu dukungan dari Perpustakaan Nasional kepada UMM karena telah mengelola perpustakaan dengan baik.

 

KEBERADAAN mobil Terbang ini akan melengkapi dan mendukung mobil KaCa dan Bioling yang sebelumnya telah “mengaspal” ke berbagai daerah. Kunjungan pertama mobil Terbang UMM adalah ke penyintas gempa di Malang selatan, Kamis (06/05/2021) kemarin. Kunjungan ini  sekaligus menjadi ajang launching  mobil tersebut.

Masyarakat dapat membaca buku sesuai keinginannya di mobil Bakti Terhadap Bangsa (Mobil Terbang).

Penanggung jawab mobil Terbang, M. Isnaini, M.Pd., mengatakan, mobil ini lebih fokus dan diarahkan kepada komunitas serta orang-orang dewasa. Referensi buku juga akan disesuaikan dengan target komunitas yang akan di kunjungi. Hrapannya,  mereka akan mendapatkan ide dan pengetahuan baru.

“Selain memberikan buku bacaan, kedepannya kami juga akan memberikan pelatihan-pelatihan bagi masyarakat yang dikunjungi. Selain itu juga menggelar agenda yang sesuai dengan komunitas yang dikunjungi,” tutur Isnaini melanjutkan,  kemarin.

Salah satu edukasi yang diberikan adalah terkait pembangunan rumah anti gempa yang disampaikan di Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. “Saat ke penyintas gempa kemarin, mobil KaCa fokus menghibur anak-anak. Mobil Terbang lebih menyasar para orang tua. Di sana kami mengajarkan bagaimana cara mengatasi gempa sejak dini,  seperti menjelaskan kualitas bangunan yang baik. Selain itu juga sosialisasi cara merancang rumah ketika kondisi sudah rusak begini dengan uang yang seminimal mungkin,” terang Isnaini.

Terakhir, ia berharap dengan datangnya mobil Terbang ke UMM, akan melengkapi program Berbagi untuk Negeri yang telah dilaksanakan beberapa tahun belakangan. Mobil KaCa untuk menghibur dan mengedukasi anak-anak, mobil Bioling  menyajikan tayangan, serta mobil Terbang  memberikan pengetahuan dan edukasi kepada komunitas dan para orang tua.

“Semoga cakupan dari program Berbagi untuk Negeri ini akan semakin meluas. Di samping itu juga untuk meningkatkan kebermanfaatan UMM dalam memberikan kontirbusi nyata kepada masyarakat luas,” pungkasnya.  (div/mat)