Misteri Gergaji Pemotong Teralis Tahanan

Salah satu tersangka kabur, yang sudah tertangkap petugas dan segera dijebloskan ke rutan lagi.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Gergaji besi yang digunakan empat tahanan untuk kabur dari ruang tahanan Polrest Malang Kota, Jawa Timur, hingga kini masih menjadi misteri. Mengingat, para tersangka yang kabur, memberikan keterangan yang berbeda tentang asal muasal gergaji. Karenanya, Polisi masih terus melakukan penyelidikan.

 

“KALAU pengakuan Andrian, (tersangka pertama yang tertangkap), memberikan keterangan jika gergaji itu diperkirakan dari pembesuk,” terang Kapolresta Malang, AKBP Leonardus Simarmata, Senin (16/12/2019).

Pengakuan itu, lanjut Kapolresta, tentunya tidak langsung dipercaya petugas. Masih memerlukan pendalaman. Polisi akan mengkonfrontir kepada semua tersangka. Mengingat, satu tersangka lainnya, Sokip mengaku jika gergaji itu dia ambil dari tukang yang sedang memperbaiki bangunan di sekitar tahanan.

“Satu tersangka lainnya, Sokip, mengaku gergaji itu didapat dari mencuri milik tukang yang sedang bekerja. Karena itu semua tersangka perlu dimintai keterangan. Sehingga, nantinya bisa diketahui secara pasti asal gergaji yang digunakan memotong terali besi tahanan,” lanjut Leo.

Leo mengaku, saat ini para tersangka belum bisa dimintai keterangan secara lengkap terkait asal gergaji. Mengingat, satu tersangka terakhir baru dapat tertangkap. Namun, Leo tidak menampik bahwa saat itu memang sedang ada tukang yang bekerja di sekitar tahanan.

Seperti diberitakan sebelumnya, empat tahanan kasus narkoba, Sokip Yulianto, Nur Cholis, Andrian, dan Bayu Prasetyo, kabur dari Rutan Mapolresta Malang Kota. Mereka menjebol atap dan menggergaji teralis besi tahanan, Senin (9/12/2019) lalu. Pelaku naik ke atap menggunakan kain yang diikat seperti tali, kemudian langsung kabur ke luar tahanan. (ide/mat)