Merumput, Meninggal Mendadak di Ladang

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Samsul (38) warga Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, ditemukan meninggal di kebunnya dekat rumahnya, Minggu (14/10/2018).

 

 

Evakuasi dan pemeriksaan Samsul yang meninggal mendadak di ladangnya.

KEPADA awak media, Kapolsek Tirtoyudo, AKP. Suyoto, SH, MH membenarkan kejadian nahas yang menimpa lajang asal Desa Purwodadi, Tirtoyudo. “Kejadian kemarin mas, dilaporkan ke kami pukul 20.00, begitu mendapat laporan ada penemuan mayat, kami bersama Tim Medis Puskesmas Tirtoyudo langsung meluncur ke TKP (Tempat Kejadian Perkara-red),” terang Kapolsek Tirtoyudo, Senin (15/10/2018).

Hingga tengah malam, petugas melakukan olah TKP penemuan Samsul yang meninggal mendadak di ladangnya sendiri. “Awalnya menurut keterangan saudara korban, sehabis bekerja di penyulingan daun cengkeh, sekitar pukul 15.30 korban pamit untuk merumput, guna pakan ternaknya,” jelas Suyoto.

Namun hingga menjelang maghrib, Samsul tidak juga pulang kerumah, hal ini membuat resah keluarganya. Merasa ada yang tidak beres, mereka pun mencari Samsul. “Bersama pihak aparat desa, masyarakat dan keluarga berusaha mencari keberadaan korban, dan berhasil ditemukan di ladangnya dalam kondisi meninggal dunia,” papar mantan Kapolsek Pakisaji.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap jasad korban, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. “Kesimpulan berdasarkan hasil olah TKP, tidak ada tanda mencurigakan di sekitar lokasi penemuan jasad korban. Begitu pula kondisi fisik korban, tidak ditemukan tanda kekerasan fisik, sehingga kami berkesimpulan korban meninggal dunia karena sakit,” tegas Suyoto.

Keyakinan Polisi itu diperkuat oleh keterangan pihak keluarga Samsul, dimana sebelumnya korban sering sakit-sakitan. “Keterangan pihak keluarga kepada kami seperti itu,”ungkap Kapolsek Tirtoyudo.

Untuk memastikan apa penyebab kematian Samsul, pihak Polsek Tirtoyudo meminta kepada pihak agar dilakukan proses autopsi. “Kami sudah mengajukan hal itu, namun keluarga keberatan dan menolaknya, sesuai dengan ketentuan kami meminta agar mereka membuat surat pernyataan yang diketahui Kepala Desa setempat,”tandas Suyoto.

Usai proses evakuasi yang dilakukan oleh relawan PMI Kabupaten Malang, jasad Samsul langsung dibawa ke rumah duka, untuk segera dimakamkan. (diy)