Mengatasi Masalah Kesehatan Jangan Hanya Menggantungkan Tenaga Kesehatan

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna mengingatkan, untuk mengatasi masalah kesehatan, tidak bisa hanya menggantungkan diri pada tenaga kesehatan saja. Untuk mewujudkan hasil yang maksimal, harus ada sinergitas dengan keterlibatan masyarakat.

 

Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna membuka Rapat Kerja Kesehatan (Rakerkes) di Hotel Harris Malang, Rabu (23/05/2018) pagi. Rapat ini sebagai tindak lanjut Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2018.

Hal ini disampaikan saat Rapat Kerja Kesehatan (Rakerkes) di Hotel Harris Malang, Rabu (23/05/2018) pagi. Rapat ini sebagai  tindak lanjut Rapat Kerja Nasional (Rakernas)  2018.

“Jika berbicara kesehatan, tidak mungkin menggantungkan pada tenaga kesehatan saja. Namun juga menyangkut masyarakat luas dengan berbagai permasalahan yang ada,” katanya.

“Jika kita membicarakan masalah kesehatan, pasti tidak terlepas dari dinas terkait. Akan tetapi tidak semuanya kita gantungkan kepada Dinas Kesehatan. Untuk mewujudkan hasil yang maksimal, harus ada sinergitas dengan keterlibatan masyarakat,” imbuh bupati.

Ketua Partai Nasdem Jawa Timur ini menambahkan, permasalahan kesehatan menjadi persoalan yang harus ditangani secara serius guna memajukan derajat kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, dr. Abdurachman, M. Kes.

“Seluruh rakyat harus sehat. Untuk itu, demi memajukan derajat kesehatan, masyarakat harus dicegah dengan banyak faktor. Salah satunya dengan mengubah paradigma sakit menjadi paradigma sehat, sehingga kemunculan penyakit bisa diminimalisir. Mari kita bekerja bersama-sama untuk bersinergi yang bermuara kepada masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan tidak melupakan olahraga, ” ajak bupati.

Ketua PMI Kabupaten Malang ini juga mengapresiasi atas prestasi-prestasi yang didapatkan Dinas Kesehatan. Salah satunya, demo aplikasi TBPedia yang dipaparkan tenaga kesehatan dari Kecamatan Turen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang,  dr. Abdurachman, M. Kes, mengatakan, tujuan diadakannya rakerkes ini agar para peserta mendapatkan pemahaman, komitmen, dan dukungan dari semua stakeholder akan prioritas pembangunan kesehatan tingkat nasional, provinsi dan Kabupaten Malang. Selain itu juga diharapkan mendapatkan rekomendasi dan masukan RTL strategi pembangunan kesehatan.

“Alhamdulillah,  angka kematian ibu dan anak menurun drastis di Kabupaten Malang,  dari angka 7,8% turun menjadi 1,5%. Hal tersebut tidak terlepas dari adanya pelayanan publik yang cekatan dan inovatif,” katanya.

Abdurrahman menambahkan, dengan mengambil tema “Percepatan Kabupaten Sehat Melalui Paradigma Sehat dengan Pengendalian Stunting, Eliminasi TB, Imunisasi dan Desa ODF dengan Pendekatan Germas Hidup Sehat” gerakan ini mempunyai makna penting, karena melalui gerakan masyarakat hidup sehat mampu mempercepat Kabupaten Malang yang sehat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Rendra Kresna  menyematkan rompi kepada petugas kesehatan sebagai tanda dilaunchingnya gerakan home care Madep Manteb Manetep dilanjutkan menyaksikan penandatanganan MoU antara BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. (mat)