Masyarakat Pujiharjo Hidup Rukun, Bupati Malang Bantu Pengecatan 6 Mushola

Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso bersama Bupati Malang, HM Sanusi.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, letaknya jauh dari pusat kota. Jaraknya, sekitar 63 Km dari pusat Kota Malang. Dengan naik sepeda motor dengan kecepatan sedang, butuh waktu sekitar 3 jam untuk sampai ke desa yang berada persis di tepi laut selatan tersebut. Karena letaknya yang jauh dari keramaian itulah masyarakat desa ini dikenal hidup rukun, tenteram, dan damai dalam keanekaragaman agama dan budaya. 

 

MASYARAKAT yang beragama Kristen dan Islam, hidup  damai dan penuh toleransi. Bahkan, setiap ada kegiatan desa, seperti bersih desa misalnya, semua warga, tanpa terkecuali, bergotong royong untuk kesuksesan acara di desanya. Demikian pula saat ada pengecatan mushola, berbagai elemen masyarakat yang ada di desa ini pun ikut membantu.

Masyarakat Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur gotong royong mengecat mushola.

“Seperti belum lama ini, ada program pengecatan enam mushola yang menyebar di beberapa RW. Namanya, program Mbel Gedes, kepanjangan dari Mbelani Generasi Desa. Dalam hal ini, kami melakukan pengecatan enam mushola yang dilakukan oleh kelompok sibat, pemuda gereja, dan perangkat desa. Program ini untuk menunjukkan bahwa toleransi umat beragama di desa kami sangat kuat,” kata Kepala Desa Pujiharjo, Hendi Arso, Rabu (20/05/2020) siang.

Masyarakat Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur gotong royong mengecat mushola.

Hendik menambahkan, tidak hanya mushola yang dicat, tapi beberapa tempat ibadah yang lain juga dicat. “Sumber dananya kami dapat dari bantuan Bupati Malang, HM Sanusi, sebesar Rp 3 juta. Dana ini kami pakai untuk beli cat, puas, kaleng, snack, air mineral,  dan sebagainya. Berkat gotong royong masyarakat, pengecatan bisa dituntaskan dalam waktu hanya satu hari. Rencananya, setelah ini, kami akan mengecat masjid,” terangnya seraya menambahkan di Pujiharjo terdapat empat masjid dan 7 mushola.

Dengan adanya kegiatan semacam ini, masih kata Hendik Arso, diharapkan nilai kerukunan masyarakat tetap terjaga dengan baik. Umat muslim dapat beribadah dengan tenang di mushola yang bersih dan indah. “Mari kita jaga toleransi ini dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Urusan Kesra Desa Pujiharjo (Modin), Edi Sumarlan yang juga Takmir Mushola Al Aziz yang dicat, mengucapkan terima kasih kepada kepala desa dan Bupati Malang, HM Sanusi yang telah membantu pengecatan mushola di desanya. “Terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam pengecatan ini,” katanya melalui video yang dikirim Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso.  (mat)