TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Pintu masuk ke kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS) melalui Desa Wisata Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang sejuk dan asri.

Masuk Bromo Lebih Indah Lewat Kabupaten Malang

*Reporter : mamak

Kepala Taman Bromo Tengger Semeru (BTS), Kenedy,  mengusulkan kepada  KEIN (Komite Ekonomi dan Industri Nasional  Republik Indonesia agar memberikan sebuah laporan dan rekomendasi kepada Presiden Jokowi agar Kabupaten Malang segera mendapatkan dukungan dan percepatan pembangunan.

 

Pintu masuk ke kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS) melalui Desa Wisata Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang sejuk dan asri.

 

Seperti percepatan Bandara Abd Saleh dinaikkan levelnya menjadi Bandara Internasional. Selain itu perlu ada pelebaran jalan sebagai pintu masuk kawasan BTS.

Kendaraan roda empat bisa dengan mudah menuju Bromo melalui Desa Wisata Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

“Taman Bromo Tengger Semeru ini memang tepat diakses dari pintu masuk Kabupaten Malang,  baik saat hendak berwisata alam ke kawah Gunung Bromo maupun pendakian Gunung Semeru. Bukit Teletubis, Coban Pelangi, Coban Trisula dan Coban Bidadari, semua ada di wilayah Kabupaten Malang,” terang Kenedy.

Sementara itu, Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna mengatakan, demi mendukung KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) dan K-BTS (Kawasan Bromo Tengger Semeru),  Pemerintah Kabupaten  Malang, Jawa Timur  sudah mengajukan sejumlah usulan kepada pemerintah pusat. Di antaranya, pengembangan Bandara Abd Saleh agar menjadi bandara internasional.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Malang juga sudah menyiapkan lahan seluas 160 hektar di wisata religi Gunung Kawi, Desa/Kecamatan Wonosari dan 200 hektar di Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang untuk pengembangan pariwisata.

Terpisah, Wakil Kelompok Kerja Keuangan dan Perbankan KEIN, Muhammad Rezqi Yuwono mengatakan, pihaknya akan melakukan kunjungan langsung ke Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo  untuk melakukan kajian terkait leterasi keuangan,  baik perihal pengembangan ekonomi dan industri.

“Kami dapat informasi dari luar, kalau mau berwisata ke kawasan BTS,  lebih baik melalui  Kabupaten Malang. Karena itu, kami kemudian ingin melakukan cek langsung, mulai dari apa yang sudah disiapkan, kekurangan, hingga kendala yang dihadapi dalam pengembangannya. Semua itu akan kami sampaikan langsung kepada Bapak Presiden Joko Widodo,” ucap Rezqi. (*)