TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Anggota PMK Kabupaten Malang melakukan pembasahan untuk memastikan api benar-benar padam.

Masak Pakai Tungku, Rumah Warga Bendosari Dilahap Si Jago Merah

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Hati-hati kalau sedang memasak, apalagi kalau menggunakan tungku api. Jika lalai, rumah bisa terbakar. Ini dialami Masama (50), warga  Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rumahnya yang berukuran 120 m2, ludes dimakan si jago merah, Selasa (06/07/2021) malam, sekira pukul 20.15 WIB. Tak ada korban jiwa dalam perisitiwa itu. Namun pemilik rumah mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta.

 

Api membakar rumah milik Masama (50), warga Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur Selasa (06/07/2021) malam, sekira pukul 20.15 WIB.

 

KEPALA Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang, Goly Karyanto menjelaskan, pada Selasa malam, sekitar pukul 20.31 WIB,  petugas jaga PMK Kabupaten Malang, menerima telepon dari Heru,  warga desa setempat.

Anggota PMK Kabupaten Malang melakukan pembasahan untuk memastikan api benar-benar padam.

Kepada petugas jaga, dia  mengabarkan  ada rumah warga Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, yang terbakar. “Setelah menerima  laporan, Tim PMK yang dipimpin Endri Wiyanto sebagai komandan regu satu,  sekitar pukul 20.35 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar), ” kata Goly Karyanto, Minggu (11/07/2021) pagi.

Goly Karyanto menambahkan, timnya juga dibantu 3 unit damkar dari Kota Batu, 3 unit ambulance, 2 orang resque. Tim damkar Kabupaten Malang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 21.00 WIB, kemudian  langsung melakukan tindakan pemadaman.

Dengan peralatan yang sudah siap, dan dibantu warga sekitar,  Tim PMK  melakukan tindakan penanggulangan, memadamkan api. Butuh waktu lama untuk memadamkan si jago merah, karena banyak bahan yang mudah terbakar di rumah tersebut. “Sekitar pukul 22.15 WIB  api  baru dapat dijinakkan. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.  Namun pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta,” kata Goly Karyanto.

Soal penyebab kebakaran, menurut Goly Karyanto, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga api berasal dari tungku pemasakan. “Kepada masyarakat, kami berpesan agar hati-hati dengan bahaya kebakaran. Lakukan antisipasi sebisa mungkin agar tak terjadi kebakaran,” pesannya.  (bri/mat)