TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Panitia pembangunan masjid bersama Markaz Dakwah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) saat peletakan batu pertama pembangunan masjid di Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Markaz Dakwah UMM Bantu Bangun Masjid di Banyuwangi

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Markaz Dakwah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memberikan bantuan pembangunan masjid di Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pembangunan masjid dimulai sejak 20 Mei 2021, diawali dengan peletakan batu pertama.

 

Panitia pembangunan masjid bersama Markaz Dakwah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) saat peletakan batu pertama pembangunan masjid di Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

 

JAMAL, S.HI., M.Sy., Kepala Markaz Dakwah, Jumat  (04/06/2021) menjelaskan, bahwa bantuan tersebut berupa dana pembangungan. Menurutnya, banyak sumbangan yang diperoleh dari hubungan baik UMM dengan donatur di Arab Saudi. “Di samping itu, kami dan panitia lokal pembangunan masjid juga sudah berkomunikasi terlebih dahulu, sehingga proses bantuan bisa berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Jamal juga menjelaskan, bantuan ini berawal dari kondisi Pondok Pesantren Nurus Sholah yang berlokasi di Desa Pakistaji, yang belum memiliki masjid. Harapannya, masjid ini  tidak hanya dinikmati penghuni pondok, tapi juga masyarakat sekitar. Selain itu juga bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat sekitar. “Rencananya, pembangunan masjid ini akan memakan waktu tiga bulan. Semoga berjalan lancar,” harapnya.

Dosen Hukum Keluarga Islam (HKI) UMM ini menjelaskan,  bantuan  ini merupakan bentuk dakwah yang dilakukan  Markaz Dakwah. Menurutnya, dakwah tidak  hanya memberikan ceramah di atas mimbar. Tetapi juga bisa melalui aspek sosial,  seperti membantu pembangunan masjid, sumur untuk masyarakat, maupun pembagian sembako. “Bantuan tidak hanya  di Malang, tapi juga luar daerah,  agar merata,” ujarnya. (div/mat)