Majukan Desa, Tingkatkan Infrastruktur Desa Tirtomoyo

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Infrastruktur menjadi sarana penting untuk memajukan perekonomian sebuah desa, dan karenanya butuh ditingkatkan dengan pembangunan jalan yang memadai. Hal ini dikatakan Sugeng Rahayu Cakades Terpilih Tirtomoyo Kecamatan Ampelgading kepada awak media, Jumat (9/8/2019).

 

Obyek wisata pemandian Ranu Sosro (segaran) yang asri.

 

“SAYA akan berupaya menjalankan program pembangunan jalan untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa,” tutur Sugeng.

Setelah ditetapkan sebagai Calon Kepala Desa (Cakades) terpilih, Sugeng Rahayu, untuk kedua kalinya bakal pimpin Desa Tirtomoyo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang periode 2019-2025 mendatang. Hal itu seperti ditetapkan dalam Pilkades Tirtomoyo sebulan lalu, diikuti oleh tiga Cakades, seperti Sariyono, Winarsih dan Sugeng Rahayu.

Sugeng Rahayu, Cakades petahana Desa Tirtomoyo.

Dalam perhelatan jabatan politik orang nomor satu di desa yang terdiri dari 4536 DPT ini, nama Sugeng Rahayu yang duduk dikursi nomor urut 3 ini berhasil meraup sebanyak 1839 suara. Perolehan suara Sugeng lebih unggul dibanding Cakades Sariyono yang duduk di urutan kursi nomor urut 1 sebanyak 1066 suara.

Pembangunan jalan desa.

Ada juga nama Winarsih, Cakades perempuan dengan nomor urut 2 ini, dengan perolehan sangat tipis, yakni 440 suara. Terkait program ke depan Cakades petahana terpilih ini menjelaskan, ingin memajukan desa dengan berbagai pelayanan lebih arif, santun, mengutamakan keadilan dan kebersamaan.

Ketika disinggung, terkait program kedepan menuju Tirtomoyo jilid 2, dia akan meningkatkan insfrastruktur jalan, dengan target tahun 2021 ke depan, 100 porsen sudah di cor dan berlapis hotmix.

“Semua jalan disini di usahakan lebih sempurna. Kami targetkan tahun 2025 mendatang, jalan desa maupun lingkungan sudah ber hotmix”, tandasnya.

Tak hanya berhenti disitu, pihaknya juga akan membangun plengsengan dan drainase.

“Jadi target awal ini, selain melanjutkan pembangunan jalan juga memajukan berbagai giat keagamaan, seperti istiqosah dan santunan anak yatim”, ulasnya.

Hal yang tak kalah penting, yaitu bedah rumah menjadi target utama mereka.

“Kami agendakan, setiap tahun bisa bedah 7 rumah, baik itu dari dana desa dari Pemkab Malang. Kami berharap, tahun 2023 sampai 2025, rumah warga miskin disini, semuanya berdinding cor”, ujar Sugeng dengan nada semangat.

Terlepas dari itu, Sugeng juga minta restu semua pihak, agar target seperti yang tertuang dalam Visi misi prosesi dalam Pilkades Tirtomoyo sebulan lalu itu bisa di jalankan. Sekilas tentang Desa Tirtomoyo, memiliki potensi alam yang masih alami nan asri salah satunya yaitu pemandian Ranu Sosro atau pemandian Segaran.

Dan itu merupakan satu obyek wisata alam yang belum banyak dikenal oleh masyarakat diluar desa. Kondisi alam masih alami nan asri lengkap dengan udara yang segar akan membebaskan segala fikiran rumit yang di sebabkan oleh kehidupan yang penuh dengan kesibukan.

Oleh karena itu, obyek wisata pemandian ranu sosro ini sangat cocok untuk dipilih sebagai tempat wisata meskipun jauh dari kota Malang. Wisata pemandian ini tidak jauh dari pemukiman warga dan tidak susah dijangkau sehingga kita akan mudah menuju pemandian ini dengan rasa aman.

Pemandian Ranu Sosro sendiri memiliki kelebihan yang dimiliki yaitu kondisi alam yang alami nan asri serta udara yang segar dan dijadikan ikon Desa Tirtomoyo. Di sekitar sumber mata air dikelilingi oleh pepohonan yang hijau. (hadi)