TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Mitra Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), memberikan penyuluhan penggunaan media sosial kepada perajin udeng yang tergabung dalam Paguyuban Sanggabraja, di Omah Jiwo, Jl. Ikhwan Hadi No.5 Kelurahan Ngaglik, Kecamatan/Kota Batu, belum lama ini.

Mahasiswa UMM Ajari Perajin Udeng Jualan di Instagram

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sejumlah mahasiswa  yang tergabung dalam kelompok Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Mitra Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), memberikan penyuluhan  penggunaan media sosial kepada perajin udeng yang tergabung dalam Paguyuban Sanggabraja, di  Omah Jiwo, Jl. Ikhwan Hadi No.5 Kelurahan Ngaglik, Kecamatan/Kota Batu, belum lama ini.

 

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Mitra Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), memberikan penyuluhan penggunaan media sosial kepada perajin udeng yang tergabung dalam Paguyuban Sanggabraja, di Omah Jiwo, Jl. Ikhwan Hadi No.5 Kelurahan Ngaglik, Kecamatan/Kota Batu, belum lama ini.

 

PARA mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) angkatan 2018 ini terdiri dari  Ramadhan Dwi Januarfitra, Akhmad Riyadh Mashadi, Aurora Aziza More, Firsta Reynalda Azzahra, dan Arvinda Dyah Kusuma Dewi.  Mereka didampingi Yeyen Pratika, MBA,  dan Shannaz Mutiara Deniar, MA,  selaku dosen pengabdi.

Ramadhan Dwi Januarfitra, ketua kelompok menjelaskan, penyuluhan mengenai penggunaan media sosial tepat guna  ini merupakan salah satu kegiatan utama  kelompok PMM Mitra Dosen. “Materi penyuluhan mengenai cara penggunaan fitur-fitur dan manfaat menggunakan sosial media,  khususnya instagram,” katanya, Sabtu (28/08/2021).

Inilah mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Mitra Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tahun 2021.

Menurut Ramadhan, di masa kini, instagram merupakan salah satu  sosial media yang mudah, terjangkau, dan sudah banyak digunakan berbagai kalangan masyarakat,  sehingga instagram sangat mendukung mempromosikan produk udeng yang diproduksi anggota  Paguyuban Sanggabraja.

“Instagram juga  sudah banyak digunakan sebagai lapak untuk jual beli online. Yang pasti sangat membantu Paguyuban Sanggabraja. Misalnya, dengan memanfaatkan fitur Live IG, IG TV, Insta Story, Insight, dan Reels yang merupakan fitur terbaru dari instagram,” jelasnya.

Tidak hanya itu. Instagram juga bisa dipakai untuk  mengadakan pooling (jajak pendapat) pada Insta Story. “Dengan fitur jajak pendapat ini, pemilik usaha/instansi akan mendapatkan umpan balik (feedback) dari pelanggannya secara acak, sehingga hasil dari jajak pendapat tersebut dapat digunakan untuk menentukan kebijakan selanjutnya,” jelas Ramadhan.

Dengan penggunaan sosial media,  khususnya instagram, diharapkan Paguyuban Sanggabraja dapat mengenalkan budaya-budaya khas Kota Batu sekaligus membantu dalam penjualan udeng yang  diproduksi  paguyuban.

Sementara itu,  kegiatan diawali dengan membuatkan akun social media khusus (e-mail)  dan  akun instagram untuk Paguyuban Sanggabraja.  Bersama Sudarno, Ketua Paguyuban Sanggabraja,  para mahasiswa yang tergabung dalam  kelompok PMM Mitra Dosen UMM ini juga memberi penyuluhan mengenai cara-cara penggunaan dari semua fitur yang ada pada instagram. Konten apa saja yang harus diuploud, jam berapa saja  harus menguploud konten, hingga bagaimana cara mengedit  foto udeng supaya terlihat menarik. (arvindha dyah kusuma dewi/mat)