Magang 5 Hari, Mahasiswa Sikat Uang SPBU Rp 4,8 Juta

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Luar biasa. Dua kata ini tepat ditujukan kepada Dika (20), warga Jl. Mawar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Betapa tidak. Meski baru magang kerja selama 5 hari, namun diduga sudah menggasak uang SPBU Rp 4,8 juta dalam waktu 3 hari. Akibatnya mahasiswa ini terancam hukuman 4 tahun penjara.

 

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata menunjukkan tersangka pencurian di SPBU dan barang bukti yang diamankan.

 

KAPOLRES Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata menjelaskan, aksi tersangka baru diketahui pengawas SPBU, di Jl. Mayjend Wiyono saat beraksi di hari ketiga. “Tersangka  magang kerja di SPBU baru 5 hari kerja. Dari 5 hari, 3 hari di antaranya digunakan untuk melakukan penggelapan, pencurian uang dari penjualan bahan bakar minyak (BBM). Pada aksi di hari ketiga, baru diketahui pengawas, karena diketahui ada selisih hasil penjualan BBM,” terang Leo saat ungkap kasus, Jumat (17/01/2020) siang.

Kapolresta melanjutkan, tersangka bersaksi dalam waktu 3 hari berturut-turut. Ia melakukannya di tanggal 09, 11, dan 12 Januari 2020. Modusnya, dengan mengenolkan angka kembali. “Setelah mencapai angka uang sesuai keinginan, dinolkan lagi. Sementara uang hasil penjualan tidak disetorkan. Dari 3 hari melakukan pencurian penggelapan setoran,  telah mencapai Rp. 4,8 juta,” lanjutnya.

Lebih lanjut Leo merinci, di hari pertama,  tersangka mengambil uang Rp 200 ribu, hari selanjutnya Rp. 2,4 juta,  dan terakhir Rp. 1,7 juta. Keseluruhannya tidak disetorkan ke bagian aministrasinya. “Karena ada selisih keuangan, akhirnya aksi tersangka terbongkar. Dari pengakuan tersangka, uang hasil pencurian dibelikan sepatu, dompet,  serta keperluan lainnya,” pungkas Leo.

Apakah aksi tersebut merugikan pelanggannya?  “Tidak. Bagi pembeli sudah menerima BBM sejumlah yang dibeli,” jawab Leo seraya menambahkan, atas perbuatannya, tersangka terancam pasal 372, 362  KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. (ide/mat)